Bolehkah Olahraga setelah Suntik Vaksin Covid-19? Ini Faktanya

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 30 Maret 2021 | 15:00 WIB
Bolehkah Olahraga setelah Suntik Vaksin Covid-19? Ini Faktanya
Ilustrasi olahraga. (Pexels)

Suara.com - Olahraga sebelum suntik vaksin Covid-19 merupakan salah satu hal terbaik yang bisa membantu meningkatkan kemanjurannya. Penelitian menunjukkan bahwa tetap aktif secara fisik 24 jam sebelum suntik vaksin Covid-19 bisa membantu mendukung kekebalan dan mengembangkan antibodi.

Tapi, beberapa orang mungkin ingin segera olahraga setelah suntik vaksin Covid-19. Beberapa orang mungkin juga ragu olahraga setelah suntik vaksin Covid-19 diperbolehkan atau tidak.

Faktanya, tak ada masalah olahraga setelah vaksin Covid-19. Sejauh ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa olahraga setelah suntik vaksin Covid-19 bisa berbahaya bagi kesehatan.

Jadi, aman untuk melakukan segala jenis aktivitas fisik setelah suntik vaksin Covid-19. Banyak orang mengalami beberapa efek samping setelah suntik vaksin Covid-19, seperti bengkak, nyeri otot, kelelahan, demam, dan nyeri di tempat suntikan.

Sehingga dilansir dari Times of India, olahraga fisik setelah suntik vaksin Covid-19 diperbolehkan karena tergantung pada kondisi masing-masing. Bahkan Anda bisa melakukan olahraga berat atau memodifikasinya tergantung kemampuan.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)

Tapi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah mengingatkan bahwa vaksin Covid-19 bisa menimbulkan beberapa efek samping umum. Setelah vaksin, seseorang mungkin akan mengalami rasa sakit, kemerahan dan bengkak di lengan yang disuntik.

Selain itu, orang bisa mengalami kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, demam dan mual. Tanda-tanda ini adalah bukti bahwa vaksin Covid-19 mengembangkan kekebalan terhadap virus corona.

Beberapa orang mungkin mengalami gejala ringan, sementara lainnya mungkin mengalami kondisi lebih berat lagi. Sehingga sulit menentukan olahraga yang tepat bagi seseorang setelah suntik vaksin Covid-19, karena tergantung pada kemampuan individu.

Jika Anda mengalami efek samping lelah dan mual, lebih baik hindari olahraga yang berisiko cedera. Namun, orang dewasa yang lebih muda lebih mungkin mengalami efek samping yang lebih sering karena sistem kekebalannya merespons vaksin lebih kuat.

Bila Anda menghadapi masalah kesehatan kronis lainnya, seperti asma atau penyakit jantung, Anda perlu ekstra hati-hati. Olahraga berat setelah suntik vaksin Covid-19 mungkin bukan pilihan terbaik untuk kondisi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinas Kesehatan Kumpulkan Limbah B3 Vaksin Covid-19 untuk Dimusnahkan

Dinas Kesehatan Kumpulkan Limbah B3 Vaksin Covid-19 untuk Dimusnahkan

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 12:53 WIB

Ogah "Minta", Presiden Venezuela akan Bayar Vaksin Covid-19 Pakai Minyak

Ogah "Minta", Presiden Venezuela akan Bayar Vaksin Covid-19 Pakai Minyak

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:52 WIB

Efek Samping Vaksin Covid-19, Ahli Jelaskan Soal Efek Nocebo

Efek Samping Vaksin Covid-19, Ahli Jelaskan Soal Efek Nocebo

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 10:31 WIB

Terkini

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB