Anak Autis Tidak Terapi? Lakukan 2 Kegiatan Simpel Ini di Rumah

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 02 April 2021 | 19:40 WIB
Anak Autis Tidak Terapi?  Lakukan 2 Kegiatan Simpel Ini di Rumah
Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat anak dengan autisme harus mengalami penghentian terapi, karena khawatir menyebarkan virus. Alhasil, banyak orangtua harus merelakan anaknya tidak mendapatkan terapi.

Lalu bagaimana cara melakukan terapi anak dengan autis di rumah tanpa bantuan terapis?

1. Permainan di rumah bisa menstimulasi anak autis

Menurut Orthopedagog, Nuryanti Yamin salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk menstimulasi anak autis, agar jangan sampai kemampuannya menurun tanpa terapi ialah dengan cara bermain.

Tidak perlu permainan yang rumit, tapi permainan yang sesuai dengan usia anak yang bisa menstimulasi kemampuan anak tersebut. Contohnya seperti permainan lempar tangkap bola, yang bisa melatih saraf motorik dan kemampuan berpikir anak.

Ilustrasi anak penderita autis. (Unsplash)
Ilustrasi anak penderita autis. (Unsplash)

"Lempar tangkap bola aja, orangtua bisa memberikan stimulasi motorik, kapan anak nangkep inisiatif responsif. Lalu instruksi ayok dek tangkap, walau main bola aja," ungkap Nuryanti saat dihubungi suara.com, Jumat (2/4/2021).

Nuryanti yang juga seorang Terapis Ahli anak berkebutuhan khusus di Drisana Center mengatakan, tidak butuh waktu lama untuk bermain dengan anak autis untuk menstimulasi, melainkan hanya butuh waktu 1 hingga 2 jam, namun dengan catatan harus rutin dan konsisten.

"Setiap hari bermain bersama anak, rasanya tidak terlalu susah, dengan keterampilan kemampuan sebagai orangtua aja, mengakomodir kebutuhan anak, memperkenalkan mainan," terangnya.

2. Biasakan anak autis mengerjakan tugas rumah dengan rutin

baca juga

Selain bermain, meminta dan melibatkan anak dalam tugas rumah tangga juga sama baiknya untuk merangsang kebutuhan stimulus dan perkembangan anak dengan autis.

Nuryanti mengatakan tidak perlu tugas yang rumit, cukup tugas ringan dan mudah seperti menyusun piring untuk makan bersama, mematikan lampu, menyiram tanaman, hingga menyusun dan merapikan sepatu.

"Itu kan pekerjaan yang simpel, jadi dilibatkan anak-anak ini di sekitar mereka, sehingga mereka juga punya rutinitas tetap terjaga. Khususnya ketika mereka tidak ada rutinitas spesifik seperti sebelum pandemi, yang harus sarapan, pergi ke sekolah, terapi dan sebagainya," pungkas Nuryanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Autisme Sedunia, Ini Alasan Anak Pengidap Autisme Wajib Terapi

Hari Autisme Sedunia, Ini Alasan Anak Pengidap Autisme Wajib Terapi

Health | Jum'at, 02 April 2021 | 17:31 WIB

Hari Autisme Sedunia 2021: Ini Beda Anak Autis dengan Down Syndrome

Hari Autisme Sedunia 2021: Ini Beda Anak Autis dengan Down Syndrome

Health | Kamis, 01 April 2021 | 20:11 WIB

Paparan Limbah Beracun Saat Hamil Tingkatkan Risiko Anak Mengalami Autisme?

Paparan Limbah Beracun Saat Hamil Tingkatkan Risiko Anak Mengalami Autisme?

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 12:24 WIB

Terkini

DPR Desak Bea Cukai Bongkar Bos Rokok Ilegal, Jangan Cuma Kejar Pengecer

DPR Desak Bea Cukai Bongkar Bos Rokok Ilegal, Jangan Cuma Kejar Pengecer

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Masih Anjlok di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau Saham ASII

IHSG Masih Anjlok di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau Saham ASII

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:15 WIB

Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan

Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 09:06 WIB

Digitalisasi Perlinsos Diperluas, Dibangun Atas Dasar Keadilan

Digitalisasi Perlinsos Diperluas, Dibangun Atas Dasar Keadilan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 08:58 WIB

Buntut Keracunan Massal, 172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak!

Buntut Keracunan Massal, 172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Merah hingga Rawit Kompak Naik, Bawang Merah Turun

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Merah hingga Rawit Kompak Naik, Bawang Merah Turun

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:57 WIB

IHSG Diprediksi Tertekan, Analis Spill 6 Saham Potensi Cuan Hari Ini

IHSG Diprediksi Tertekan, Analis Spill 6 Saham Potensi Cuan Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:53 WIB

70,05 Persen Pembelian Rumah di Pasar Primer Pilih Pembayaran KPR

70,05 Persen Pembelian Rumah di Pasar Primer Pilih Pembayaran KPR

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:43 WIB

Pati Tetapkan Status KLB Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

Pati Tetapkan Status KLB Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

News | Jum'at, 11 September 2026 | 08:42 WIB

7 Tanaman Pengusir Lalat di Rumah, Aromanya Tak Disukai Serangga

7 Tanaman Pengusir Lalat di Rumah, Aromanya Tak Disukai Serangga

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 08:35 WIB

×