Tingkatkan Risiko Demensia, Hindari 7 Kebiasaan Buruk Berikut

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Minggu, 04 April 2021 | 14:20 WIB
Tingkatkan Risiko Demensia, Hindari 7 Kebiasaan Buruk Berikut
Ilustrasi begadang. (Shutterstock)

Suara.com - Alzheimer's Association manyatakan bahwa penurunan kemampuan kognitif bisa dikurangi dengan mengadopsi gaya hidup sehat. Penurunan kognitif bisa terkait dengan berbagai penyakit kognitif pula termasuk demensia.

Melansir dari Eat This, mulai dari pola makan hingga kebiasaan lain bisa membantu menurunkan risiko penyakit di masa tua tersebut. Oleh karena itu, berikut beberapa kebiasaan yang perlu Anda hindari untuk mencegah atau menurunkan risiko demensia di kemudian hari, antara lain:

1. Tidak Makan dengan Benar

Seperti yang disebukan sebelumnya bahwa makanan yang Anda konsumsi bisa berefek pada perkembangan pernyakit kognitif. Menurut Alzheimer's Association, makan makanan sehat dan seimbang yang rendah lemak dan lebih tinggi sayuran serta buah bisamembantu mengurangi risiko penurunan kognitif.

"Meskipun penelitian tentang pola makan dan fungsi kognitif terbatas, namun pola makan tertentu termasuk Mediterranean dan Mediterranean-DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) dapat berkontribusi pada pengurangan risiko," catat Alzheimer's Association.

2. Tidak Menjaga Kesehatan Mental

Beberapa penelitian menghubungkan riwayat depresi dengan peningkatan risiko penurunan kognitif. Jadi carilah perawatan medis jika Anda memiliki gejala depresi, kecemasan, atau masalah kesehatan mental lainnya.

3. Tidak Terlibat Secara Sosial

Tetap terlibat secara sosial dapat mendukung kesehatan otak. "Cukup berbagi aktivitas dengan teman dan keluarga bisa membantu” saran Alzheimer's Association.

baca juga

4. Kurang Pendidikan

Pendidikan formal dalam setiap tahap kehidupan akan membantu mengurangi risiko penurunan kognitif dan demensia.

Ilustrasi berpikir. ( Unsplash/Jake Young)
Ilustrasi berpikir. ( Unsplash/Jake Young)

5. Tidak Merawat Jantung

Bukti menunjukkan bahwa faktor risiko penyakit kardiovaskular dan stroke berdampak negatif terhadap kesehatan kognitif Anda.

6. Kurang Tidur

Tidak cukup tidur karena kondisi seperti insomnia atau sleep apnea dapat menyebabkan masalah dengan ingatan dan pemikiran.

7. Kurang Olahraga

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara aktivitas fisik dan penurunan risiko penurunan kognitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Orang Kanada Derita Penyakit Otak Misterius, Gejalanya Kejang

Puluhan Orang Kanada Derita Penyakit Otak Misterius, Gejalanya Kejang

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 15:21 WIB

7 Kebiasaan Buruk yang Biasa Muncul Saat Anda Merasa Cemas

7 Kebiasaan Buruk yang Biasa Muncul Saat Anda Merasa Cemas

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 09:10 WIB

Kurang Aktif Secara Fisik dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Demensia

Kurang Aktif Secara Fisik dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Demensia

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 20:56 WIB

Terkini

Penantian 16 Tahun Berakhir! Mary Jane Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina

Penantian 16 Tahun Berakhir! Mary Jane Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:13 WIB

Pemblokiran Maskapai Iran Mengancam Keamanan Penerbangan Negara Tetangga

Pemblokiran Maskapai Iran Mengancam Keamanan Penerbangan Negara Tetangga

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:07 WIB

Polres Dumai Gagalkan 3 Kg Cartridge Narkoba ke Medan

Polres Dumai Gagalkan 3 Kg Cartridge Narkoba ke Medan

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 10:06 WIB

Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 10:00 WIB

Ombudsman Temukan Lapas Mewah di Cibinong, ICW Tegaskan Dugaan Suap dan Gratifikasi Harus Diusut

Ombudsman Temukan Lapas Mewah di Cibinong, ICW Tegaskan Dugaan Suap dan Gratifikasi Harus Diusut

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:50 WIB

Bagaimana Cara agar Rambut Berkilau? Ini Tips Mudah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Bagaimana Cara agar Rambut Berkilau? Ini Tips Mudah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 09:48 WIB

Ada Sosok Jay Idzes Usai Kevin Diks Berikan Penalti ke Ole Romeny Saat Indonesia Hajar Singapura

Ada Sosok Jay Idzes Usai Kevin Diks Berikan Penalti ke Ole Romeny Saat Indonesia Hajar Singapura

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 09:46 WIB

Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra

Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 09:43 WIB

Program SEB, Pertamina NRE Hadirkan Energi Surya dan Air Bersih di SD Gunung Bayu Simalungun

Program SEB, Pertamina NRE Hadirkan Energi Surya dan Air Bersih di SD Gunung Bayu Simalungun

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 09:41 WIB

Harga iPhone 15 & 16 Naik, Samsung Galaxy S26 FE Jadi Pilihan Paling Worth to Buy Buat Gaming!

Harga iPhone 15 & 16 Naik, Samsung Galaxy S26 FE Jadi Pilihan Paling Worth to Buy Buat Gaming!

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 09:39 WIB

×