Sempat Kontroversial, Yuk Simak 5 Fakta Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 04 April 2021 | 14:40 WIB
Sempat Kontroversial, Yuk Simak 5 Fakta Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Ilustrasi fakta-fakta vaksin AstraZeneca (Suara.com/Michelle Illona)

Pada bulan Maret, Italia memblokir ekspor 250.000 dosis ke Australia dengan alasan kekurangan dan penundaan pasokan vaksin.

4. Muatan Vaksin

Vaksin ini disusun dengan vektor-virus yang berarti versi virus yang biasanya menginfeksi simpanse. Virus kemudian telah dimodifikasi dengan sebagian dari virus corona Covid-19 yang disebut protein lonjakan untuk mengaktifkan sistem kekebalan.

Begitu masuk ke sel manusia, vaksin akan membantu merangsang produksi antibodi yang mengenali virus.

Menurut data yang diterbitkan oleh jurnal medis The Lancet pada bulan Desember, vaksin ini aman dan efektif dengan hanya satu dari 23.754 sukarelawan yang berpartisipasi dalam uji coba yang mengalami kemungkinan terkait efek samping yang parah.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

5. Hasil Penelitian yang Membingungkan

AstraZeneca mengumumkan dalam temuan sementara pada bulan November bahwa vaksinnya rata-rata efektif 70 persen dibandingkan dengan lebih dari 90 persen untuk Pfizer / BioNTech dan Moderna.

Kemanjuran vaksin AstraZeneca adalah 90 persen untuk sukarelawan yang pertama kali menerima hanya setengah dosis dan kemudian dosis penuh satu bulan kemudian, tetapi hanya 62 persen untuk mereka dalam kelompok lain yang divaksinasi dengan dua dosis penuh terpisah satu bulan.

Sebuah studi yang lebih baru yang dilakukan oleh otoritas kesehatan di Inggris telah menunjukkan bahwa vaksin memberikan perlindungan antara 60 persen hingga 73 persen terhadap gejala pada orang berusia di atas 70 tahun dengan satu dosis.

Bulan Maret lalu, AstraZeneca mengumumkan uji coba Amerika Serikat menunjukkan keefektifan 79 persen tetapi kemudian merevisi ini menjadi 76 persen setelah otoritas AS menyampaikan kekhawatiran bahwa beberapa hasil sudah ketinggalan zaman. Hingga kini, AS belum menyetujui penggunaannya di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Sebut Efektivitas Vaksin Covid-19 Berkurang pada Pasien Autoimun

Dokter Sebut Efektivitas Vaksin Covid-19 Berkurang pada Pasien Autoimun

Health | Senin, 05 April 2021 | 08:15 WIB

Mengacu Fatwa MUI, Vaksinasi Covid di Bengkulu Tetap Berjalan saat Ramadan

Mengacu Fatwa MUI, Vaksinasi Covid di Bengkulu Tetap Berjalan saat Ramadan

News | Minggu, 04 April 2021 | 13:58 WIB

CDC: Orang yang Divaksin Tak Lagi Membawa Virus

CDC: Orang yang Divaksin Tak Lagi Membawa Virus

Health | Minggu, 04 April 2021 | 13:40 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB