Bahaya Stroke dan Kaitannya dengan Kecacatan Fungsi Organ

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 05 April 2021 | 11:29 WIB
Bahaya Stroke dan Kaitannya dengan Kecacatan Fungsi Organ
Ilustrasi sakit stroke. (Pixabay)

Suara.com - Penyakit stroke terjadi akibat adanya gangguan aliran darah ke otak. Padahal otak memiliki fungsi sangat penting sebagai pengendali seluruh organ tubuh. Karena itu, seseorang yang mengalami stroke cenderung mengalami kelainan sebagian fungsi organ.

Dokter spesialis neurologi dr Ita Muharram Sari, Sp.S menjelaskan, kelainan fungsi organ terjadi tergantung dari pembuluh darah yang suplainya terganggu.

"Misalkan tidak bisa menggerakkan area kanan, itu artinya ada kecacatan motorik. Bisa juga kalau yang terganggu di area otak fungsi bahasa atau bicara, berarti seseorang itu tidak bisa bicara atau tiba-tiba cadel," kata dokter Ita dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenmes, Senin (5/4/2021). 

Menurut dokter Ita, saat seseorang yang terserang stroke segera dibawa ke rumah sakit, maka kecacatan bisa dihindari atau diperbaiki dengan cepat. Kemungkinan gangguan fungsi organ juga bisa ditekan.

"Tapi yang seringnya adalah kedatangan ke rumah sakit lambat. Sehingga kecacatan itu yang akhirnya menetap," ucapnya.

Ia menjelaskan bagaimana tingkat keparahan gangguan fungsi organ juga tidak dipengaruhi dengan usia pasien.

Dokter Ita menjelaskan, jika stroke mengakibatkan tersumbatnya aliran darah pada pembuluh darah besar maka kecacatan yang ditimbulkan juga makin fatal.

"Derajat keparahan kecacatan yang ditimbulkan akibat stroke memang tergantung pembuluh darah yang terkena atau seberapa."

"Jadi misal, apakah itu pembuluh darah besar atau pembuluh darah yang sudah bercabang, yang sudah kecil. Kalau terkena di pembuluh darah besar, berarti pembuluh darah itu akan mengaliri daerah yang cukup luas, (kecacatan) yang ditimbulkan juga akan besar," paparnya.

Ia mencontohkan, kemampuan motorik manusia digambarkan dalam skala 0 sampai 5. Orang sehat memiliki kemampuan motorik pada skala 5. Tetapi pasien stroke paling ringan biasanya akan mengalami gangguan fungsi organ motorik sehingga skalanya hanya 4.

Tetapi jika sumbatan darah terjadi di pembuluh darah besar, maka pasien kemungkunan tidak bisa sama sekali menggerakan sebagian tubuhnya dan kemampuan motoriknya menjadi 0.  

"Tidak memandang usia. Jadi bisa saja karena stroke ini disebabkan ada yang karena kelainan hipertensi, diabet, kolesterol. Tapi ada juga stroke yang disebabkan gangguan irama jantung. Sehingga mengakibatkan ada penyumbatan di pembuluh darah ke pembuluh darah otak," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cristiano Jr Punya Peran Penting saat Ibunda Ronaldo Berjuang Lawan Stroke

Cristiano Jr Punya Peran Penting saat Ibunda Ronaldo Berjuang Lawan Stroke

Bola | Jum'at, 02 April 2021 | 15:24 WIB

Polisi Tangkap Otak Perakit Bom Makassar, Ini Orangnya

Polisi Tangkap Otak Perakit Bom Makassar, Ini Orangnya

Sulsel | Kamis, 01 April 2021 | 07:44 WIB

Tangkap Otak Bom Makassar, Kapolri: Kita akan Usut Tuntas!

Tangkap Otak Bom Makassar, Kapolri: Kita akan Usut Tuntas!

News | Kamis, 01 April 2021 | 07:11 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB