Puasa Ternyata Bisa Tingkatkan Imunitas Lawan Corona, Begini Penjelasannya

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Selasa, 06 April 2021 | 20:50 WIB
Puasa Ternyata Bisa Tingkatkan Imunitas Lawan Corona, Begini Penjelasannya
Ilustrasi puasa Ramadan. (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang berpuasa Ramadan selama 1 bulan penuh akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, dibandingkan dengan yang tidak berpuasa.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB mengatakan, hal tersebut, tentu diharapkan dapat membawa manfaat untuk mencegah kita terinfeksi virus Covid-19. 

"Hal ini terjadi karena dalam berpuasa ada pembatasan asupan makanan, keteraturan makan dan pengendalian diri. Ketiga unsur ini adalah sesuatu yang seharusnya konsisten kita laksanakan baik pada saat berpuasa dan setelah berpuasa," dalam keterangan tertulis yang Suara.com terima pada Selasa (6/4/2021).

Ilustrasi puasa - (Pixabay/surgull01)
Ilustrasi puasa - (Pixabay/surgull01)

Puasa Ramadan, lanjut Prof. Ari membuat kita mengurangi frekuensi makan, yang biasanya 3 kali sehari menjadi 2 kali sehari. Jika ini dilaksanakan, pembatasan makan dan pembatasan kalori (restriksi kalori) tentu akan terjadi.

Pembatasan makan akan membuat tubuh melakukan penghancuran lemak tubuh, serta menyebabkan pengurangan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh kita. Dengan pembatasan makan, berat badan juga akan terjaga, kolesterol akan turun, kadar gula darah juga menjadi lebih terkontrol. 

"Selain itu adanya puasa sepanjang hari akan membuat kita mengurangi konsumsi camilan yang tidak sehat seperti coklat, keju, lemak. Mengurangi makanan yang manis dan asin yang belum tentu sehat bagi tubuh kita," ujarnya.

Begitupula dengan seorang perokok yang pastinya akan mengurangi konsumsi rokoknya saat berpuasa. Sehingga puasa akan membuat orang yang sehat menjadi tambah sehat dan orang dengan penyakit kronis (hipertensi, kencing manis, kegemukan dan kolesterol tinggi) menjadi lebih baik dan terkontrol. 

"Membatasi asupan kalori dengan cara berpuasa ini sering disebut sebagai intermittent fasting, yang dihubungkan dengan meningkatnya daya tahan tubuh orang-orang yang berpuasa. Kita berharap, dengan vaksinasi yang sudah terjadwal sistem antibodi akan terbentuk akan lebih baik," jelasnya.

Namun, perlu diingat, kondisi sehat yang diharapkan, kata Prof. Ari tidak akan tercapai jika kita melakukan 'balas dendam' saat berbuka puasa. Sehingga tujuan pembatasan makan dan pembatasan kalori tidak tercapai. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepulauan Seribu Diklaim Sukses Tekan Kasus Covid-19 Hingga Nihil

Kepulauan Seribu Diklaim Sukses Tekan Kasus Covid-19 Hingga Nihil

Jakarta | Selasa, 06 April 2021 | 19:13 WIB

Segera Habis, Dinkes Bantul Sebut Vaksin Sinovac Tinggal 5.290 Vial

Segera Habis, Dinkes Bantul Sebut Vaksin Sinovac Tinggal 5.290 Vial

Jogja | Selasa, 06 April 2021 | 19:10 WIB

Berburu Pakaian Muslim di Indonesia Hijab Fest

Berburu Pakaian Muslim di Indonesia Hijab Fest

Foto | Selasa, 06 April 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

×