8 Tanda Diabetes Tipe 2 Sudah Memengaruhi Kaki: Ada Perubahan Warna

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 08 April 2021 | 10:05 WIB
8 Tanda Diabetes Tipe 2 Sudah Memengaruhi Kaki: Ada Perubahan Warna
Ilustrasi telapak kaki sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes tipe 2 terjadi ketika kadar gula darah atau glukosa melebihi nilai normal akibat tubuh tidak menggunakan hormon insulin secara normal.

Kadar glukosa yang tinggi seiring berjalannya waktu akan menyebabkan komplikasi serius, termasuk masalah kaki. Sebab, peningkatan glukosa darah dapat merusak sensasi di kaki.

Ini juga memengaruhi sirkulasi darah, yang menyebabkan suplai darah ke kaki terganggu. Tanpa suplai darah yang baik, penderita mungkin mudah merasakan kram dan nyeri serta luka yang sulit sembuh.

Untuk mengetahuinya, berikut 8 tanda bahwa diabetes yang Anda derita sudah memengaruhi kaki menurut Express UK:

- Meningkatnya pembengkakan pada tungkai atau kaki
- Perubahan warna kulit
- Sensasi terbakar atau kesemutan
- Kaki kurang peka
- Mati rasa di jari kaki
- Kuku kaki tumbuh ke dalam
- Lambat dalam menyembuhkan luka
- Kulit retak di antara jari-jari kaki

Ilustrasi kaki sakit (Shutterstock)

Diabetes UK menyarankan untuk rutin memeriksa kaki untuk melihat tanda ini.

"Jika Anda melihat ada perubahan atau merasa tidak enak badan, Anda harus segera melakukan sesuatu. Masalah kaki yang serius adalah ketika kerusakan pada kaki Anda membutuhkan perhatian darurat," tulis Diabetes UK.

Menurut badan kesehatan tersebut, mengidap diabetes membuat penderitanya berisiko mengalami masalah kaki serius dan, bahkan, amputasi.

NHS, sistem layanan kesehatan Inggris, jika seseorang memiliki gejala diabetes tipe 2 atau khawatir memiliki risiko tinggi terkena diabetes 2.

"Seorang dokter umum dapat mendiagnosis diabetes. Anda memerlukan tes darah, yang membuat Anda perlu pergi ke pusat kesehatan setempat," jelas NHS.

"Semakin dini diabetes didiagnosis, dan pengobatan dimulai, semakin baik. Pengobatan dini mengurangi risiko masalah kesehatan lainnya," sambung NHS.

Setelah diagnosis formal diabetes tipe 2, langkah-langkah harus diambil untuk menurunkan kadar gula darah tinggi seperti makan makanan lebih sehat dan berolahraga lebih banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Diabetes, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Diabetes, Kok Bisa?

Health | Rabu, 07 April 2021 | 16:55 WIB

Bukan Cuma Diabetes, Ini Bahaya Konsumsi Gula Berlebih Bagi Anak

Bukan Cuma Diabetes, Ini Bahaya Konsumsi Gula Berlebih Bagi Anak

Health | Senin, 05 April 2021 | 15:35 WIB

Studi: Obesitas dan Diabetes Tipe 2 Jadi Faktor Bahaya Infeksi Covid-19

Studi: Obesitas dan Diabetes Tipe 2 Jadi Faktor Bahaya Infeksi Covid-19

Health | Minggu, 04 April 2021 | 11:39 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB