Seperti Corona, Virus Ini juga Berpotensi Menimbulkan Pandemi di Masa Depan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 08 April 2021 | 12:40 WIB
Seperti Corona, Virus Ini juga Berpotensi Menimbulkan Pandemi di Masa Depan
Ilustrasi virus. [Shutterstock]

Suara.com - Virus corona Covid-19 merupakan patogen baru yang sudah ditularkan dari hewan ke manusia atau zoonosis. Tetapi di balik ini, masih ada ratusan ribu virus lain yang juga berasal dari hewan dan dapat menimbulkan ancaman yang sama.

Sebuah alat yang disebut SpillOver dapat membuat daftar pantauan virus hewan yang baru ditemukan tetapi dapat menimbulkan ancaman besar bagi kesehatan manusia.

"Kami tidak hanya perlu mengidentifikasi, tetapi juga memprioritaskan, ancaman virus dengan risiko limpahan terbesar sebelum pandemi dahsyat lainnya terjadi," kata Zoë Grange, pengembang SpillOver sebagai peneliti pascadoktoral dengan One Health Institute di University of California, Davis (UC Davis).

Risiko limpahan

Alat SpillOver telah mengidentifikasi 250 virus zoonosis dan memperkirakan ada lebih dari 500.000 virus yang memiliki potensi limpahan, lapor Live Science.

Tetapi kemungkinan setiap virus tidak sama dalam hal perpindahan dari hewan ke manusia. Jadi para peneliti menciptakan 'skor kredit' pada setiap virus sebagai cara menilai dan membandingkan risikonya.

Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.
Ilustrasi virus (Shutterstock)

Untuk mendapatkan skor, alat mempertimbangkan 32 faktor risiko yang berkaitan dengan virus serta inangnya. Seperti berapa banyak psesies hewan yang terinfeksi virus dan seberapa sering manusia berinteraksi dengan hewan liar di tempat virus terdeteksi.

Kemudian, para peneliti menggunakan alat tersebut untuk memberi peringkat 887 virus satwa liar berdasarkan risiko limpahannya. Sebagian besar virus baru ditemukan, tetapi beberapa sudah diketahui bersifat zoonosis.

Sebanyak 12 virus teratas dalam daftar merupakan virus zoonosis, dengan virus Lassa (dari tikus) menempati urutan pertama, SARS-CoV-2 kedua, dan virus Ebola (dari kelelawar) ketiga.

baca juga

Grange menegaskan bahwa alat mereka memberi peringatan untuk potensi kejadian limpahan di masa depan, yang artinya berisiko menjadi pandemi.

Jika saja data tentang SARS-CoV-2 sudah banyak, kemungkinan penyebab Covid-19 ini menempati posisi teratas.

Sedangkan virus bukan zoonosis yang berada dalam urutan teratas adalah virus corona 229E dan PREDICT CoV-35, keduanya termasuk dalam keluarga virus corona dan menginfeksi kelelawar di Afrika serta Asia Tenggara.

Peneliti mencatat SpillOver adalah platform crowdsourcing yang memungkinkan peneliti lain untuk menyumbangkan data tentang virus. Peringkat virus yang 'diupdate' juga dapat berubah saat informasi ditambahkan.

"SpillOver dapat membantu memajukan pemahaman kita tentang ancaman kesehatan dan memungkinkan kita bertindak untuk mengurangi risiko limpahan sebelum pandemi dapat menyebar," pungkas Grange.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Duke: Vaksin Moderna Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona

Peneliti Duke: Vaksin Moderna Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona

Health | Kamis, 08 April 2021 | 11:54 WIB

Mutasi Virus Corona E484K Pengaruhi Keampuhan Vaksin? Ini Kata Dokter

Mutasi Virus Corona E484K Pengaruhi Keampuhan Vaksin? Ini Kata Dokter

Health | Rabu, 07 April 2021 | 21:20 WIB

Studi: 1 dari 6 Pasien Virus Corona Alami Kecemasan setelah Terinfeksi

Studi: 1 dari 6 Pasien Virus Corona Alami Kecemasan setelah Terinfeksi

Health | Rabu, 07 April 2021 | 11:46 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×