Benarkah Bedak Tabur Bisa Sembuhkan Gatal Akibat Herpes Zoster?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 08 April 2021 | 13:38 WIB
Benarkah Bedak Tabur Bisa Sembuhkan Gatal Akibat Herpes Zoster?
Ilustrasi bedak tabur. (Sumber : Shutterstock)

Suara.com - Infeksi kulit yang menyebabkan sakit herpes zoster atau cacar ular akan menimbulkan rasa gatal juga sensasi seperti terbakar. Dokter akan selalu menyarankan agar kulit yang terinfeksi itu tidak digaruk, separah apa pun rasa gatalnya.

Karenanya, untuk meringankan rasa gatal kebanyakan orang biasanya menggunakan bedak tabur. Sensasi dingin yang ditimbulkan dianggap bisa meredam rasa gatal pada kulit yang terinfeksi. 

Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Anthony Handoko, Sp.KK., menjelaskan bahwa bedak tabur umumnya mengandung camphora sehingga bisa menutupinrasa gatal di kulit.

"Bedak halus ada yang mengandung camphora, yang rasa mentol akan menutupi gejala gatal sehingga orang tidak menggaruk. Jadi bukan karena bedak taburnya yang bikin sembuh, tapi akan mengurangi gejala gatal sehingga orang tidak menggaruk," jelas dr. Anthony saat webinar online, Kamis (8/4/2021).

Ilustrasi pengobatan penyakit herpes. (Shutterstock)
Ilustrasi pengobatan penyakit herpes. (Shutterstock)

Rasa gatal itu akan semakin sering muncul ketika luka akan sembuh dan proses pertumbuhan kulit baru tengah terjadi. Namun penggunaannya harus hati-hati. Dokter Anthony mengingatkan jangan memakai bedak tabur pada luka herpes yang trlah pecah dan masih berair. 

"Kalau ada airnya nanti seperti adonan, itu akan menjadi media yang bagus untuk timbulnya jamur," ucapnya.

Agar lentingan herpes tidak mudah pecah, dr. Anthony menyarankan untuk mengurangi gesekan dengan benda apa pun. Penggunaan body lotion dibolehkan untuk mengurangi gesekan tersebut. 

"Mandi saja boleh, jadi pakai lotion juga pasti boleh. Tapi tujuan dari lotion itu bukan untuk penyembuhan herpes zoster. Tapi mengurangi gesekan pada permukaan kulit," ucapnya.

Sebagai fungsi pengobatan, dokter lebih menyarankan memakai salep salep antibiotik yang diresepkan dokter. Karena jika lentingan herpes pecah beresiko jadi pintu masuk bakteri lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantas Selalu Cantik, Bedak Nagita Slavina Ternyata Setara Cicilan Motor

Pantas Selalu Cantik, Bedak Nagita Slavina Ternyata Setara Cicilan Motor

Lifestyle | Kamis, 01 April 2021 | 08:22 WIB

Diduga Dititipkan ke Ayahnya, Balita Ini Malah Didandani seperti Tuyul

Diduga Dititipkan ke Ayahnya, Balita Ini Malah Didandani seperti Tuyul

Jogja | Selasa, 30 Maret 2021 | 18:25 WIB

Edukasi Putrinya agar Tak Seks Bebas,  Kris Jenner Perlihatkan Foto Herpes

Edukasi Putrinya agar Tak Seks Bebas, Kris Jenner Perlihatkan Foto Herpes

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 19:31 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB