Apakah Vaksin Covid-19 akan Pengaruhi Siklus Menstruasi? Ini Kata Ahli

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 10 April 2021 | 17:22 WIB
Apakah Vaksin Covid-19 akan Pengaruhi Siklus Menstruasi? Ini Kata Ahli
Ilustrasi sakit menstruasi (pexels)

Suara.com - Vaksin Covid-19 yang kini dilakukan di banyak negara dapat datang dengan banyak efek samping normal, seperti demam, menggigil, dan nyeri otot, namun itu hanya berlangsung sementara.

Karena hal itu, mungkin banyak yang bertanya apakah vaksin Covid-19 akan memengaruhi aspek lain, seperti siklus menstruasi.

Dilansir dari Health, gagasan bahwa vaksin dapat memengaruhi siklus menstruasi sulit dijelaskan dari sudut pandang biologis, Mark Turrentine, MD, profesor kebidanan dan ginekologi di Baylor College of Medicine di Texas.

"Tidak ada mekanisme biologis yang dapat menjelaskan gangguan siklus menstruasi setelah menerima vaksin Covid-19," katanya. Dr. Turrentine juga menunjukkan bahwa perdarahan vagina yang tidak biasa bukanlah efek samping yang dilaporkan dalam uji klinis mana pun dari produsen vaksin.

Ia menambahkan, "tidak ada efek samping berskala besar terkait perdarahan menstruasi yang tidak teratur yang tercatat hingga saat ini."

Pakar kesehatan wanita Jennifer Wider, MD, mengatakan bahwa tidak ada cukup data untuk menunjukkan bahwa vaksin dapat memengaruhi siklus menstruasi.

Ilustrasi menstruasi, tampon, pembalut (Unsplash)
Ilustrasi menstruasi, tampon, pembalut (Unsplash)

"Mungkinkah vaksin berinteraksi dengan hormon tubuh atau adakah faktor lain yang berperan seperti stres? Itu masih harus dilihat," katanya.

Sebelumnya, sebuah penelitian kecil terhadap 233 wanita usia subur dengan Covid-19 yang didiagnosis secara klinis melaporkan beberapa perubahan menstruasi.

Dari 177 pasien dengan catatan tentang menstruasi mereka, 25% memiliki "perubahan volume menstruasi", 20% memiliki periode yang lebih ringan dari biasanya, dan 19% memiliki siklus yang lebih lama dari biasanya, menurut penelitian, yang diterbitkan pada bulan Januari di jurnal Reproductive BioMedicine Online.

baca juga

Meskipun ada kemungkinan vaksin Covid-19 dapat memiliki efek yang serupa, belum diketahui saat ini.

Jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak biasa usai suntik vaksin Covid-19, jangan panik. Meskipun itu bisa saja menjadi salah satu dari hal-hal yang dapat terjadi setelah vaksinasi, itu juga mungkin merupakan tanda dari sesuatu yang lain yang terjadi yang muncul secara kebetulan setelah Anda divaksinasi.

Jika perubahan yang tidak dapat dijelaskan berlanjut, hubungi dokter Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid di DKI Jakarta Siap Menggelar Shalat Tarawih

Masjid di DKI Jakarta Siap Menggelar Shalat Tarawih

Foto | Sabtu, 10 April 2021 | 16:25 WIB

Siak Zona Orange, Satgas Covid-19: Tiap Hari Lebih dari 5 Warga Positif

Siak Zona Orange, Satgas Covid-19: Tiap Hari Lebih dari 5 Warga Positif

Riau | Sabtu, 10 April 2021 | 16:19 WIB

Usai Suntik Vaksin Covid-19, Orang Butuh Istirahat 2 Hari!

Usai Suntik Vaksin Covid-19, Orang Butuh Istirahat 2 Hari!

Health | Sabtu, 10 April 2021 | 16:26 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×