Studi: Obat Asma Inhaler Bisa Mempercepat Penyembuhan Covid-19 pada Lansia

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 13 April 2021 | 13:33 WIB
Studi: Obat Asma Inhaler Bisa Mempercepat Penyembuhan Covid-19 pada Lansia
Steroid inhaler (Freepik)

Suara.com - Obat asma hirup atau inhaler yang umum digunakan dan relatif murah ternyata dapat membantu orang tua melawan infeksi virus corona Covid-19 di rumah. Penderita disebut dapat pulih tiga hari lebih cepat.

Berdasarkan uji coba pada orang tua lanjut usia atau lansia berusia 65 tahun ke atas dan di atas 50 tahun yang memiliki penyakit komorbid, menghirup budesonide inhaler dua kali sehari selama dua minggu dapat mempersingkat waktu pemulihan mereka.

Selain itu, teknik pengobatan ini juga membantu mereka tetap sehat dan merasa lebih baik daripada lansia yang tidak diberi obat pada minggu-minggu berikutnya.

Hasil sementara dari uji coba ini dapat mengubah praktik klinis di seluruh dunia karena perawatannya tidak perlu dilakukan di rumah sakit, lapor The Guardian.

Di antara mereka yang mendapat obat kortikostreroid hirup, lebih sedikit juga orang yang dirawat di rumah sakit, yakni 8,5% dibanding dengan 10,3% yang menjalani terapi biasa.

Steroid inhaler (Freepik)
Steroid inhaler (Freepik)

Tetapi, hal itu terjadi saat penerimaan rumah sakit menurun, sehingga efeknya tidak jelas.

"Kami telah menemukan bukti obat yang relatif murah serta tersedia secara luas dengan sedikit efek samping ini membantu orang yang berisiko tinggi mengalami Covid-19 parah untuk pulih lebih cepat," jelas penulis studi Chris Butler, dokter umum Wales Selatan dan profesor perawatan primer di Universitas Oxford, Inggris.

Tidak hanya itu, pasien juga merasa tetap lebih baik setelah pulih, dan meningkatkan kesejahteraan.

Pasien yang diobati dengan budesonide inhaler diminta untuk menghirup dosis 800 mikrogram dua kali selama 14 hari dan ditindaklanjuti selama 28 hari.

Analisis sementara menemukan waktu pemulihan rata-ratanya tiga hari lebih cepat. Sebanyak 32% dari mereka pulih dalam 14 hari, tetap sehat pada 28 hari dan melaporkan kesejahteraan yang lebih baik.

Karenanya, Bulter mengantisipasi tenaga medis di seluruh dunia yang merawat pasien Covid-19 mungkin ini mempertimbangkan bukti ini ketika membuat keputusan pengobatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inhaler Ini Bisa Membunuh Virus Corona?

Inhaler Ini Bisa Membunuh Virus Corona?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 11:25 WIB

Perawatan Inhaler Mampu Turunkan Risiko Sakit Parah akibat Virus Corona

Perawatan Inhaler Mampu Turunkan Risiko Sakit Parah akibat Virus Corona

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 19:48 WIB

Versi Injeksi Efektif Obati Covid-19, Gilead Kembangkan Remdesivir Inhaler

Versi Injeksi Efektif Obati Covid-19, Gilead Kembangkan Remdesivir Inhaler

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB