Sering Merasa Lapar Terus Meski Sudah Makan? Gula Darah Bisa Jadi Sebabnya

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 14 April 2021 | 07:34 WIB
Sering Merasa Lapar Terus Meski Sudah Makan? Gula Darah Bisa Jadi Sebabnya
Ilustrasi lapar, yang ternyata bikin orang mudah stres [shutterstock]

Suara.com - Merasa lapar terus-terusan setelah makan? kadar gula Anda mungkin bisa jadi penyebabnya.

Melansir dari Eat This, sebuah studi baru dari PREDICT, program penelitian nutrisi terbesar yang sedang berlangsung di dunia meneliti mengapa beberapa orang berjuang untuk menurunkan berat badan, bahkan ketika mereka mengikuti diet yang dikontrol kalori. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Nature Metabolism.

Para peneliti mengumpulkan data lengkap tentang respons gula darah (dan penanda kesehatan lainnya) dari hampir 1.100 orang setelah mereka makan sarapan dan makanan standar pilihan mereka selama dua minggu. Secara total, tim peneliti memeriksa lebih dari 8.000 sarapan dan 70.000 makanan secara total.

Sarapan standar termasuk muffin yang mengandung jumlah kalori yang sama, namun, mereka memiliki kandungan protein, karbohidrat, lemak, dan serat yang bervariasi. 

Para peserta mengenakan pemantau glukosa berkelanjutan (CGM) untuk mengukur kadar gula darah mereka selama periode dua minggu sehingga peneliti dapat melihat seberapa baik tubuh mereka memproses gula.

Mereka bahkan memakai perangkat yang memantau level mereka di siang hari saat mereka aktif dan di malam hari saat mereka sedang tidur. Peserta kemuaidan diminta untuk mencatat saat mereka merasakan lapar.

Penelitian ini menemukan penurunan yang signifikan dalam gula darah sebenarnya terjadi dalam dua hingga empat jam setelah. Mereka yang mengalami penurunan (gula darah) paling signifikan alami peningkatan rasa lapar 9 persen.

Mereka  juga makan 75 lebih banyak kalori dalam tiga sampai empat jam setelah sarapan dan diperkirakan 312 kalori lebih banyak sepanjang hari.

"Sudah lama diduga bahwa kadar gula darah memainkan peran penting dalam mengendalikan rasa lapar, tetapi hasil dari penelitian sebelumnya tidak meyakinkan," kata Dr. Sarah Berry, penulis studi dan peneliti dari King's College di London dalam sebuah pernyataan.

baca juga

"Kami sekarang telah menunjukkan bahwa penurunan gula adalah prediktor yang lebih baik untuk rasa lapar dan asupan kalori berikutnya daripada respons puncak gula darah awal setelah makan, mengubah cara kita berpikir tentang hubungan antara kadar gula darah dan makanan yang kita makan," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari 3 Menu Sarapan Pagi Ini, Buruk bagi Penderita Diabetes Tipe 2

Hindari 3 Menu Sarapan Pagi Ini, Buruk bagi Penderita Diabetes Tipe 2

Health | Rabu, 14 April 2021 | 02:35 WIB

Hikmah Menahan Lapar dan Bahaya Kekenyangan Menurut Imam Al-Ghazali

Hikmah Menahan Lapar dan Bahaya Kekenyangan Menurut Imam Al-Ghazali

Sumsel | Selasa, 13 April 2021 | 17:10 WIB

Ada 5 Tanda Diabetes Tidak Biasa yang Jarang Disadari Penderita, Apa Saja?

Ada 5 Tanda Diabetes Tidak Biasa yang Jarang Disadari Penderita, Apa Saja?

Health | Selasa, 13 April 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41 WIB

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:37 WIB

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?

Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:30 WIB

×