Studi: Sel Tumor di Otak Bisa Jadi Tanda Awal Kanker Otak

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 15 April 2021 | 15:38 WIB
Studi: Sel Tumor di Otak Bisa Jadi Tanda Awal Kanker Otak
Ilustrasi kanker atau tumor otak. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah tim peneliti telah menemukan kelompok kecil sel di otak yang mengidentifikasi lokasi di mana tumor bisa menjadi ganas. Studi yang dipimpin oleh King's College London Institute of Psychiatry, Psychology and Neuroscience, bekerja sama dengan King's College Hospital NHS Foundation Trust, dan diterbitkan dalam jurnal Neuro-Oncology Advances, menganalisis potongan-potongan jaringan otak manusia yang hidup dari 20 orang yang menjalani operasi tumor otak di Rumah Sakit King's College, pusat neuro-onkologi terbesar di Eropa.

Dilansir dari Healthshots, para peneliti menemukan kelompok sel tumor berkerumun di sekitar pembuluh darah dan percaya bahwa ini bisa menjadi tempat persemaian untuk sel kanker yang ganas, proses di mana tumor menjadi kanker yang tumbuh cepat dan tidak terkontrol.

Untuk mempelajari jaringan otak, ahli bedah saraf mendinginkan permukaan otak. Mereka kemudian mengambil sampel dan memasukkannya ke dalam larutan cairan serebrospinal.

Setelah diangkut ke laboratorium, jaringan tersebut kemudian ditempatkan ke dalam ruang inkubasi miniatur yang dirancang khusus untuk penelitian ini, di mana jaringan ini direndam dalam larutan yang membuat sel tumor hidup berpendar dan lebih mudah dipelajari di bawah mikroskop.

Dr Gerald Finnerty, penulis utama di King’s IoPPN dan Konsultan Ahli Saraf Kehormatan di Rumah Sakit King’s College berkata, “Penelitian ini sangat signifikan. Hotspott yang kami temukan menunjukkan banyak ciri khas kanker. Kemampuan untuk menentukan area yang berisiko tinggi keganasan memberi kami kesempatan yang jauh lebih baik untuk menentukan mengapa tumor otak menjadi ganas. "

Kanker otak sulit diobati karena sangat invasif. Bahkan setelah operasi dan kemoradioterapi, masih terdapat risiko tinggi bahwa beberapa sel kanker dapat tertinggal, meningkatkan kemungkinan kanker kembali. Sayangnya ini berarti bahwa banyak orang dewasa muda yang terkena tidak dapat bertahan hidup lebih dari satu tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Remaja Kena Tumor Payudara, Mie Instan Disebut Jadi Penyebabnya

Viral Remaja Kena Tumor Payudara, Mie Instan Disebut Jadi Penyebabnya

Health | Rabu, 14 April 2021 | 11:56 WIB

Ilmuwan Mengembangkan Obat Kombinasi Eksperimental untuk Glioblastoma

Ilmuwan Mengembangkan Obat Kombinasi Eksperimental untuk Glioblastoma

Health | Senin, 12 April 2021 | 11:33 WIB

Idap Tumor Payudara, Istri Pedagang Pempek di Menes Tak Punya Biaya Berobat

Idap Tumor Payudara, Istri Pedagang Pempek di Menes Tak Punya Biaya Berobat

Banten | Jum'at, 09 April 2021 | 07:45 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB