Ilmuwan Mengembangkan Obat Kombinasi Eksperimental untuk Glioblastoma

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 12 April 2021 | 11:33 WIB
Ilmuwan Mengembangkan Obat Kombinasi Eksperimental untuk Glioblastoma
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

Suara.com - Dua pasien kanker otak stadium lanjut telah merespons dengan baik dalam percobaan kecil terhadap obat kombinasi kemoterapi dan imunoterapi eksperimental. Dalam satu kasus, tumor yang sebelumnya tumbuh diduga telah menghilang.

Para dokter di Institut Penelitian Kanker dan rumah sakit Royal Marsden di London memperingatkan uji coba ini adalah penelitian yang sangat awal. Namun, tidak biasa untuk mendapatkan hasil yang baik dalam percobaan awal.

Penelitian uji coba fase I yang disebut Ice-Cap ini mendaftar 10 pasien pengidap glioblastoma stadium lanjut. Glioblastoma merupakan salah satu jenis kanker ganas yang tumbuh di otak atau sumsum tulang belakang.

Dua dari pasien menanggapi agen imunoterapi atezolizumab yang dikombinasikan dengan ipatasertib, obat presisi baru yang mungkin dapat membuka selubung tumor ke sistem kekebalan, lapor The Guardian.

Sebagian besar pasien yang dipilih untuk ikut uji coba memiliki tumor yang cacat pada gen PTEN, yang fungsinya untuk membantu tumor tumbuh dan menyebar.

Ilustrasi obat-obatan (pixabay)
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

Ini ditemukan dalam empat kasus, termasuk dua pasien yang merespons obat kombinasi dengan baik. Gen PTEN tidak berfungsi sama sekali.

Ipatasertib memblokir molekul yang disebut AKT. Sinyal pertumbuhan yang melihatkan AKT digunakan oleh kanker yang tidak memiliki gen PTEN. Menjelaskan mengapa pasien dengan cacat PTEN mungkin mendapat manfaat paling banyak dari kombinasi obat ini.

Salah satu peserta, Hamish Mykura (59) dari West Sussex, sudah tidak lagi memiliki tumor sejak mengikuti uji coba Ice-Cap.

Sebelumnya, Mykura didiagnosis glioblastoma pada Agustus 2018 dan sempat mendapat perawatan serta operasi di RS Royal Marsden. Tetapi pada 2019 kankernya mulai tumbuh kembali.

baca juga

"Berdasarkan pembedahan, pertumbuhan kanker lagi merupakan peradangan yang disebabkan oleh obat yang menyerang tumor," kata Mykura.

Pemimpin penelitian Juanita Lopez, mengatakan kanker otak mampu menghindari sistem kekebalan dengan cara yang kompleks, dan sampai sekarang, imunoterapi belum berhasil.

"Namun, dengan membuka selubung penyakit menggunakan obat baru yang disebut ipatasertib, penelitian ini menunjukkan kita dapat membuat beberapa kanker otak menjadi rentan terhadap atezolizumab," tutur Lopez.

“Kami percaya bahwa temuan kami membuka pintu untuk pengembangan lebih lanjut dari pilihan pengobatan yang mengubah kondisi untuk beberapa pasien dengan kanker otak glioblastoma agresif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tom Parker The Wanted Idap Glioblastoma, Berikut Gejala dan Pengobatannya

Tom Parker The Wanted Idap Glioblastoma, Berikut Gejala dan Pengobatannya

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:13 WIB

Tom Parker The Wanted Idap Glioblastoma, Dilaporkan Tidak Bisa Dioperasi

Tom Parker The Wanted Idap Glioblastoma, Dilaporkan Tidak Bisa Dioperasi

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 08:59 WIB

Gejala dan Penyebab Glioblastoma, Kanker Otak Penyakit Agung Hercules

Gejala dan Penyebab Glioblastoma, Kanker Otak Penyakit Agung Hercules

Health | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 06:35 WIB

Terkini

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 05:58 WIB

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 05:13 WIB

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

×