Dibanding Vaksin, Virus Corona 10 Kali Lebih Berisiko Picu Pembekuan Darah

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 16 April 2021 | 14:18 WIB
Dibanding Vaksin, Virus Corona 10 Kali Lebih Berisiko Picu Pembekuan Darah
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Vaksin AstraZeneca telah dikaitkan dengan pembekuan darah langka. Tapi, para ilmuwan mengatakan seseorang berisiko 10 kali lebih besar mengalami pembekuan darah di otak daripada suntikan vaksin AstraZeneca.

Sebuah penelitian mengamati kemungkinan terjadinya pembekuan darah di otak (CVST) pada orang yang telah didiagnosis terinfeksi virus corona Covid-19, dibandingkan orang yang suntik vaksin Covid-19.

Hasil penelitian menemukan perbandingan risiko pembekuan darah otak setelah suntik vaksin AstraZeneca 5 : 1.000.000 dan vaksin Pfizer atau Moderna perbandingannya 4 : 1.000.000.

Sedangkan, risiko pembekuan darah di otak pada orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 hampir 40 : 1.000.000. Para peneliti Oxford yang membuat vaksin AstraZeneca, mengatakan risiko pembekuan darah di otak sangat jarang terjadi dalam 2 minggu setelah suntik vaksin.

Tetapi dilansir dari The Sun, mereka telah menemukan risiko pembekuan darah lebih tinggi pada orang yang terinfeksi virus corona Covid-19, yang bisa dicegah dan diatasi dengan suntik vaksin Covid-19.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Tim peneliti juga mengamati tingkat pembekuan darah pada orang yang terkena flu. Mereka mengatakan risiko CVST setelah terinfeksi virus corona justru berlipat-lipat ganda dan mungkin 100 kali lebih tinggi.

Pola serupa juga terlihat pada gangguan pembekuan darah serius lainnya, seperti trombosis vena portal yang memengaruhi suplai darah ke hati. Tetapi, tim peneliti mengatakan hasil temuan mereka belum dipublikasikan dalam jurnal medis.

Selain itu, tidak semua kasus yang diselidiki oleh peneliti pembekuan darah disertai dengan trombosit darah yang rendah atau disebut trombositpenia.

Mereka menemukan kombinasi yang tidak biasa. Sehingga, para peneliti mengatakan bahwa temuan mereka tidak bisa berkontribusi pada perdebatan seputar hubungan vaksin AstraZeneca dan pembekuan darah langka.

baca juga

Temuan ini juga menjelaskan risiko CVST setelah suntik vaksin AstraZeneca, Pfizer dan Moderna. Karena, suntikan kedua vaksin Covid-19 dikaitkan dengan kasus CVST dan trombosit darah rendah.

Para peneliti Oxford menyimpulkan bahwa risiko pembekuan darah dan komplikasi serius akibat terinfeksi virus corona lebih besar dibandingkan suntik vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, 4 Orang Tewas Karena Pembekuan Darah Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Lagi, 4 Orang Tewas Karena Pembekuan Darah Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 13:57 WIB

Kasus Covid-19 Kembali Menggila, Satu Ranjang Digunakan Dua Pasien

Kasus Covid-19 Kembali Menggila, Satu Ranjang Digunakan Dua Pasien

Batam | Jum'at, 16 April 2021 | 13:22 WIB

Usai Satu Tahun, Vaksin Covid-19 Pfizer Perlu Disuntik Ulang

Usai Satu Tahun, Vaksin Covid-19 Pfizer Perlu Disuntik Ulang

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 13:55 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×