Seminggu Setelah Suntik Vaksin Covid-19, Pria Ini Malah Alami Stroke!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 19 April 2021 | 08:03 WIB
Seminggu Setelah Suntik Vaksin Covid-19, Pria Ini Malah Alami Stroke!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Seorang pria dari Mississippi mengalami pembekuan darah setelah suntik vaksin Johnson & Johnson untuk virus corona Covid-19. Pihak keluarga mengatakan pria itu mengalami kelumpuhan di satu sisi tubuhnya hingga tidak bisa berbicara.

Pria bernama Brad Malagarie, dari St. Martin itu menderita stroke setelah minggu lalu menerima satu kali suntikan vaksin Covid-19. Sehingga, keluarga berpikir bahwa kondisi itu dipengaruhi oleh suntikan vaksin Johnson & Johnson.

"Keluarga pasien menelepon saya dan mengatakan bahwa Brad baru saja suntik vaksin minggu lalu. Jadi, kami berpikir bahwa kondisinya ini dipengaruhi oleh suntikan tersebut sehingga Brad menderita stroke," kata Bibi Brad, Celeste Foster O'Keefe dikutip dari Fox News.

Saat mengalami kelumpuhan di satu sisi tubuhnya, ayah 7 anak ini langsung dilarikan ke rumah sakit. Dokter pun mendiagnosis Brad menderita stroke akibat pembekuan darah di otaknya.

Bibi Brad pun bertekad untuk memberi tahu dokter bahwa keponakannya itu baru saja suntik vaksin Johnson & Johnson. Karena, ia cukup yakin bahwa stroke yang dialami keponakannya disebabkan oleh vaksin Covid-19.

Ilustrasi stroke (shutterstock)
Ilustrasi stroke (shutterstock)

Celeste Foster juga menceritakan bahwa keponakannya adalah sosok yang masih muda dan sehat. Tapi sekarang, Brad harus minum obat untuk tekanan darah tinggi.

"Sekarang, kondisi ini sudah lumpuh di seluruh sisi kanan tubuhnya. Dia tidak bisa bicara dan tidak bisa berjalan. Dia masih paham dengan keberadaan kami, tetapi dia hanya bisa melihat kami dan menangis," kata Celeste Foster.

Sayangnya, dokter belum tahu lamanya waktu yang dibutuhkan Brad untuk pulih seperti semula. Sedangkan, keluarga ingin Brad bisa berkomunikasi, berjalan dan berbicara lagi meskipun nantinya juga tidak akan kembali sempurna.

Sebelumnya, penggunaan vaksin Johnson & Johnson sempat harus dotunda karena berkaitan dengan kasus 6 wanita usia 18 dan 48 tahun mengalami pembekuan darah setelah suntik.

baca juga

Bahkan kasus pembekuan darah terkait suntikan vaksin Johnson & Johnson itu masih terus bertambah sampai sekarang. Meskipun belum jelas hubungan keduanya, tapi ini perlu menjadi pertimbangan.

"CDC dan FDA bekerja cepat untuk menyelidiki setiap kasus pembekuan darah langka dan hubungannya dengan suntikan vaksin Covid-19," kata direktur CDC Dr. Rochelle Walensky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

News | Minggu, 18 April 2021 | 12:46 WIB

Warga Sumbar Enggan Divaksin Covid-19 Karena Percaya Hoaks

Warga Sumbar Enggan Divaksin Covid-19 Karena Percaya Hoaks

Tekno | Minggu, 18 April 2021 | 04:05 WIB

Pakar Kesehatan Rekomendasikan Vaksinasi Saat Puasa, Ini Alasannya

Pakar Kesehatan Rekomendasikan Vaksinasi Saat Puasa, Ini Alasannya

Batam | Sabtu, 17 April 2021 | 18:40 WIB

Terkini

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB