Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Minggu, 18 April 2021 | 12:46 WIB
Enam Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta
Bahan baku vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Istimewa)

Suara.com - Indonesia kembali mendapatkan kiriman bahan baku atau bulk Vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech, China yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Minggu (18/4/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kedatangan bahan baku Vaksin Sinovac ini merupakan kedatangan vaksin tahap kedelapan di Indonesia.

"Hari ini kami mendatangkan 6 juta bulk vaksin dari Sinovac China yang merupakan bagian dari pengiriman 140 juta bulk vaksin yang akan kita terima tahun ini," kata Budi di Bandara Soetta, Tangerang, Minggu (18/4/2021).

Dia menyebut sejauh ini sudah ada 59,5 juta bahan baku Vaksin Sinovac yang datang, dari jumlah itu akan diproses Bio Farma menjadi satuan dosis vaksin sebanyak 47 juta.

"Yang sudah kita terima Sinovac adalah 59,5 juta bulk vaksin, yang dikonversi menjadi sekitar sampai 47 juta dosis, dan sampai sekarang sudah ada sekitar 22 juta dosis dari 47 juta yang masuk yang sudah kita terima dan sudah kita distribusikan ke seluruh daerah," jelasnya.

"Dalam satu bulan ke depan kita bisa menerima tambahan sekitar 20an juta dosis lagi hasil produksi bio farma atas kedatangan bulk vaksin ini," sambungnya.

Oleh sebab itu, Budi meminta seluruh daerah untuk mempercepat program vaksinasi khususnya untuk kelompok lanjut usia (lansia) yang berpotensi bergejala parah jika terpapar.

"Kita harapkan program vaksinasi di seluruh daerah provinsi kabupaten/kota terus berjalan untuk bulan April dan Mei dengan lancar dan baik," ucap Budi.

Pemerintah telah mencapai kesepakatan dengan Sinovac Biotech sebanyak 140 juta dosis CoronaVac yang akan datang sampai Juli 2021 secara bertahap.

baca juga

Sejauh ini, Indonesia sudah mendatangkan sekitar 57 juta dosis vaksin yang terdiri dari 3 juta dosis Vaksin Sinovac, 53,5 juta dosis bahan baku atau bulk Vaksin Sinovac, dan 1,11 juta dosis Vaksin AstraZeneca gratis dari Covac/Gavi.

Dari jumlah tersebut, pemerintah sudah menyuntikkan ke masyarakat sebanyak 16.715.891 dosis vaksin yang dibagi menjadi 10.815.649 dosis pertama dan 5.900.242 dosis kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Sumbar Enggan Divaksin Covid-19 Karena Percaya Hoaks

Warga Sumbar Enggan Divaksin Covid-19 Karena Percaya Hoaks

Tekno | Minggu, 18 April 2021 | 04:05 WIB

Pakar Kesehatan Rekomendasikan Vaksinasi Saat Puasa, Ini Alasannya

Pakar Kesehatan Rekomendasikan Vaksinasi Saat Puasa, Ini Alasannya

Batam | Sabtu, 17 April 2021 | 18:40 WIB

Mantap! Korea Selatan Siap Produksi 100 Juta Dosis Vaksin Sputnik V

Mantap! Korea Selatan Siap Produksi 100 Juta Dosis Vaksin Sputnik V

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 15:15 WIB

5.800 Orang di AS yang Sudah 2 Kali Vaksin Covid-19 Terinfeksi Virus Corona

5.800 Orang di AS yang Sudah 2 Kali Vaksin Covid-19 Terinfeksi Virus Corona

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 11:02 WIB

Aburizal Bakrie Suntik Vaksin Nusantara dan Berita Terpopuler Lainnya

Aburizal Bakrie Suntik Vaksin Nusantara dan Berita Terpopuler Lainnya

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 20:27 WIB

Usai Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Waspadai Gejala Langka Ini!

Usai Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Waspadai Gejala Langka Ini!

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 19:15 WIB

Termasuk Bahan Dasar Vaksin Covid-19, Apa Itu Adenovirus?

Termasuk Bahan Dasar Vaksin Covid-19, Apa Itu Adenovirus?

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 18:10 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

×