Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular pada 3 Kondisi Ini

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 20 April 2021 | 13:03 WIB
Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular pada 3 Kondisi Ini
Ilustrasi olahraga di rumah (shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian besar mengungkapkan bahwa meningkatkan aktivitas fisik pada orang dengan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes dikaitkan dengan penurunan masalah jantung dan kematian. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang dipresentasikan di ESC Preventive Cardiology 2021, sebuah kongres ilmiah online European Society of Cardiology (ESC).

"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik bermanfaat bagi kesehatan. Namun, studi tersebut dilakukan pada populasi umum," kata penulis studi, Dr. Esmee Bakker dari Radboud dari University Medical Center, Nijmegen, Belanda seperti yang dikutip dari Healthshots.

"Dalam penelitian kami, kami tertarik untuk melihat apakah ada efek serupa pada individu dengan faktor risiko kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes," imbuhnya.

Melansir dari Healthshots, studi ini melibatkan 88.320 individu dari LifeLines Cohort Study. Peserta menjalani pemeriksaan fisik dan mengisi kuesioner tentang riwayat kesehatan dan gaya hidup termasuk olahraga.

Sebanyak 18.502 (21 persen) orang memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes pada awal penelitian. Usia rata-rata kelompok ini adalah 55 tahun.

Setelah menyesuaikan dengan usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik dasar, para peneliti menemukan bahwa mereka dengan peningkatan aktivitas fisik sedang hingga besar 30 persen lebih rendah kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit kardiovaskular atau meninggal.

Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.
Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.

Sisanya 69.808 (79 persen) peserta tidak memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes pada awal penelitian. Usia rata-rata kelompok ini adalah 43 tahun. Setelah menyesuaikan usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik dasar, para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami penurunan besar dalam aktivitas fisik memiliki risiko penyakit kardiovaskular atau kematian 40 persen lebih tinggi.

"Studi kami menunjukkan bahwa untuk mencegah serangan jantung dan stroke serta meningkatkan umur panjang, individu yang sehat harus mempertahankan tingkat aktivitas fisik mereka, sementara mereka yang memiliki faktor risiko perlu menjadi lebih aktif," kata Bakker.

"Hubungan yang kami temukan bahkan lebih terlihat pada orang yang relatif tidak banyak bergerak pada awal penelitian, menunjukkan bahwa orang yang tidak aktif lalu berubah menjadi aktif memiliki keuntungan paling banyak," imbuhnya.

baca juga

Untuk mencegah penyakit jantung, pedoman Eropa merekomendasikan setidaknya 150 menit akivitas fisik selama seminggu dengan intensitas sedang atau 75 menit seminggu aktivitas fisik aerobik intensitas tinggi atau kombinasi yang setara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita yang Terbangun di Malam Hari Berisiko Meninggal Muda, Kok Bisa?

Wanita yang Terbangun di Malam Hari Berisiko Meninggal Muda, Kok Bisa?

Health | Selasa, 20 April 2021 | 12:11 WIB

Pasien Diabetes Boleh Puasa, Tapi Perhatikan Batas Gula Darah Berikut!

Pasien Diabetes Boleh Puasa, Tapi Perhatikan Batas Gula Darah Berikut!

Health | Senin, 19 April 2021 | 13:45 WIB

Catat, 5 Waktu yang Terbaik untuk Cek Gula Darah Pasien Diabetes Saat Puasa

Catat, 5 Waktu yang Terbaik untuk Cek Gula Darah Pasien Diabetes Saat Puasa

Health | Senin, 19 April 2021 | 12:57 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×