Ortu Ragu Bawa Anak Imunisasi, Pakar Singgung Wabah Baru di Kemudian Hari

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 23 April 2021 | 17:06 WIB
Ortu Ragu Bawa Anak Imunisasi, Pakar Singgung Wabah Baru di Kemudian Hari
Ilustrasi anak imunisasi. (Unsplash)

Suara.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya berimbas pada ekonomi dan tatanan kehidupan masyarakat sehari-hari, tetapi juga jadwal imunisasi anak.

Faktanya, tidak sedikit orangtua ragu membawa anaknya ke rumah sakit atau puskesmas karena takut tertular infeksi Covid-19.

Menurut Dokter Spesialis Anak/ITAGI Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA (K) Msi, imunisasi bermanfaat dan penting untuk mencegah sakit berat, cacat, dan kematian pada anak.

"Karena itu, negara berusaha memberikan vaksin gratis kepada rakyatnya, supaya bayi balita anak hingga remaja terhindar dari kesakitan dan kematian," ungkapnya pada acara bertajuk Dialog Produktif Penting Imunisasi di Tengah Pandemi, Kamis (22/4/2021).

Dikatakan, penyakit seperti difteri, campak, dan pneumonia masih ada sehingga perlu ditekan penularannya agar tidak menjangkiti anak-anak Indonesia. Bahkan sebelum pandemi Covid-19 terjadi, banyak bayi yang terancam penyakit tersebut.

"Apabila vaksinasi tidak dilakukan secara lengkap, terutama pada bayi yang lahir di tahun 2020, bisa berpotensi ada wabah baru selain Covid-19," terang Prof Soedjatmiko.

Senada dengan hal tersebut, Communication for Development Specialist UNICEF Rizky Ika Safitri mengatakan lebih dari 5000 posyandu dan puskesmas mengalami gangguan layanan imunisasi rutin hingga membuat layanan tersebut terhenti.

"Orangtua juga khawatir membawa anak untuk diimunisasi karena Covid-19," ungkap Rizky Ika Safitri.

Untuk itu Kemenkes mengeluarkan panduan pelayanan imunisasi di puskesmas dan posyandu, seperti jaga jarak antara pasien Covid-19 dan non Covid-19, mengatur jadwal imunisasi agar tidak berkerumun, dan tetap menjaga protokol kesehatan (3M).

baca juga

Rizka menambahkan, imunisasi dunia yang dilaksanakan pada pekan keempat bulan April menjadi pengingat bahwa imunisasi penting bagi anak untuk mencegah penyakit, kecacatan, dan kematian akibat penyakit berbahaya. Sehingga imunisasi perlu didukung semua pihak dari masyarakat hingga pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Marketing Ungkap 5 Hal Perbedaan Sikap Milenial Muslim Selama Pandemi

Pakar Marketing Ungkap 5 Hal Perbedaan Sikap Milenial Muslim Selama Pandemi

Bisnis | Jum'at, 23 April 2021 | 16:48 WIB

Kematian Covid-19 di India Membludak, Wagub DKI Tak Ingin Jakarta Senasib

Kematian Covid-19 di India Membludak, Wagub DKI Tak Ingin Jakarta Senasib

News | Jum'at, 23 April 2021 | 15:24 WIB

Pandemi Belum Berakhir! MUI Imbau Salat Idul Fitri di Rumah Saja

Pandemi Belum Berakhir! MUI Imbau Salat Idul Fitri di Rumah Saja

Malang | Jum'at, 23 April 2021 | 13:14 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×