Tak Semengerikan Dulu, Luka Sayat Bedah Jantung Saat Ini Hanya Selebar 5CM

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 26 April 2021 | 14:38 WIB
Tak Semengerikan Dulu, Luka Sayat Bedah Jantung Saat Ini Hanya Selebar 5CM
Ilustrasi: Operasi. (Shutterstock)

Suara.com - Operasi bedah jantung kini tak lagi harus membuat sayatan panjang pada rongga dada hingga memotong tulang dada.

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi, operasi bedah jantung bisa dilakukan hanya dengan melakukan sayatan sepanjang lima sentimeter.

"Jadi kalau pada operasi jantung yang konvensional sebelumnya, kita membedah jantung itu dengan sayatan yang cukup besar. Kalau sekarang kurang lebih hanya lima sentimeter," kata Spesialis bedah toraks kardiovaskular dr. Amin Tjubandi, Sp.BTKV (K)., saat siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Senin (26/4/2021).

Ia melanjutkan bagaimana tindakan operasi ini harus didukung dengan alat modern, sehingga bisa berlangsung dengan baik dan lancar.

Metode baru tersebut jadi terobosan sejak mesin jantung dan operasi bedah pertama kali dilakukan pada sekitar tahun 1950-an, lanjut dokter Amin.

Ia menyampaikan bahwa pada metode bedah jantung konvensional, pasien akan digergaji tulang dadanya agar dokter bisa mencapai jantung. 

Selain itu pula, sayatan pada jantung bisa mencapai 15 sentimeter untuk dilakukan tindakan medis memperbaiki kelaianan jantung yang terjadi. Tindakan seperti itu tidak lagi dilakukan dalam metode operasi sayatan minimal.

"Sementara operasi sayatan minimal ini kita membuka jantung dengan sayatan yang kecil, hanya 5 senti. Tidak di tengah (jantung) tapi di samping kanan, kiri, tergantung dari operasi. Kemudian kita masuk ke jantung itu dengan bantuan alat khusus. Setelahnya kita meregangkan Iga pasien. Jadi kita tidak memotong tulang," paparnya.

Diakui dokter Amin, tidak mudah untuk melakukan operasi sayatan minimal pada pasien jantung. Dibutuhkan teknik operasi dengan keahlian tertentu juga didukung alat medis yang mumpuni. 

baca juga

"Karena kita melakukan operasi di medan yang sangat kecil, itu tantangan untuk dokter bedah jantung," ucap dokter di Rumah sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita tersebut.

Operasi bedah jantung itu umumnya dilakukan untuk mengoreksi penyempitan pada pembuluh darah koroner atau juga memperbaiki kelainan pada katup. Dokter Amin menjelaskan, jantung manusia memiliki 4 katup dengan fungsi berbeda-beda. 

Jika salah satunya saja terdapat masalah, entah penyempitan atau kebocoran, perlu dilakukan koreksi melalui operasi bedah. Pada pasien dengan kelainan jantung bawaan sejak lahir juga bisa dilakukan operasi bedah.

"Banyak pasien kita yang dilahirkan dengan penyakit jantung bawaan, itu juga bisa dikoreksi dengan operasi bedah jantung. Dan kelainan pembuluh darah besar, entah mengalami proses pelebaran atau menyempit atau tidak terbentuk. Itu bisa diperbaiki dengan tindakan bedah. Ini memang spektrumnya cukup luas operasi bedah jantung secara keseluruhan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Kelebihan Luka Sayatan Minimal untuk Pasien Jantung

Ini Kelebihan Luka Sayatan Minimal untuk Pasien Jantung

Health | Senin, 26 April 2021 | 13:09 WIB

Begini Kiat Puasa Sehat untuk Pasien Jantung

Begini Kiat Puasa Sehat untuk Pasien Jantung

Sumut | Selasa, 13 April 2021 | 16:16 WIB

Pasien Jantung Ingin Dapat Vaksinasi Covid-19? Cari Tahu Dulu Arahan Dokter

Pasien Jantung Ingin Dapat Vaksinasi Covid-19? Cari Tahu Dulu Arahan Dokter

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×