Benarkah Begini Cara Nabi Muhammad SAW Menjaga Kesehatan Jantung?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 28 April 2021 | 11:25 WIB
Benarkah Begini Cara Nabi Muhammad SAW Menjaga Kesehatan Jantung?
Ilustrasi detak jantung. [Jan Alexander/Pixabay]

Suara.com - Nabi Muhammad SAW dianggap sebagai salah satu manusia yang memiliki pola hidup paling sehat. Bahkan semua perilakunya dicontoh oleh umat islam dan jadi sunnah atau berpahala jika dikerjakan.

Nah, jika Anda pernah mendengar istilah jam biologis, ternyata fakta ini juga pernah disampaikan Nabi Muhammad SAW loh. Hal ini diungkap dr. Zaidul Akbar dalam kanal YouTubenya.

"Jam biologis adalah jam di mana organ-organ tubuh kita bekerja optimal dan paling besar aktivitasnya pada saat itu," ujarnya di kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official dikutip suara.com, Rabu (28/4/2021).

Ia kemudian mencontohkan saat siang hari, organ yang sedang bekerja sangat keras adalah jantung. Lelaki yang dikenal sebagai Dokter Sunnah Rasul itu menjelaskan jika nabi memiliki cara agar jantungnya lebih tenang di siang hari.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

"Itu sebabnya nabi kita disuruh diseimbangkan, dengan cara apa? Di siang hari seperti ini qailulah, atau tidur siang supaya jantungnya tenang," terang dr. Zaidul.

Tidur siang yang dimaksud, tidak perlu lama hingga hitungan jam tapi cukup dalam hitungan menit yang sangat bermanfaat untuk menenangkan jantung, mengistirahatkan jantung sejenak agar tidak terlampau lelah.

"Waktu yang tidak terlalu lama 15 sampai 30 menit, jantung akan memproduksi atau menguatkan di malam hari, itu jantung bisa memproduksi lebih banyak lagi dengan cara tidur siang," paparnya.

Menurut dokter lulusan Universitas Diponegoro, Semarang itu istilah jam biologis ini banyak dipelajari dan dikaji oleh para terapis herbalis untuk pengobatan. Namun jika terlampau sulit dimengerti, dr. Zaidul menyarankan mengistirahatkan tubuh sejenak di waktu shalat 5 waktu.

"Makanya untuk orang awam jam biologis yang paling gampang ngikutin waktu sholat, itu jam-jam biologis yang Allah perintahkan untuk menyambungkan sinyal-sinyal tubuh kita, hati iman, perasaan dengan shalat, ditambah dengan waktu shalat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajib Tahu, Berikut Gejala dan Penyebab Serangan Jantung Paling Umum

Wajib Tahu, Berikut Gejala dan Penyebab Serangan Jantung Paling Umum

Health | Selasa, 27 April 2021 | 17:03 WIB

Ingin Bedah Jantung dengan Sayatan Minimal? Ini Syaratnya!

Ingin Bedah Jantung dengan Sayatan Minimal? Ini Syaratnya!

Health | Selasa, 27 April 2021 | 09:17 WIB

Tak Semengerikan Dulu, Luka Sayat Bedah Jantung Saat Ini Hanya Selebar 5CM

Tak Semengerikan Dulu, Luka Sayat Bedah Jantung Saat Ini Hanya Selebar 5CM

Health | Senin, 26 April 2021 | 14:38 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB