Jangan Keringkan Badan Pakai Handuk Setelah Mandi, Ini Saran Ahli!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 29 April 2021 | 17:53 WIB
Jangan Keringkan Badan Pakai Handuk Setelah Mandi, Ini Saran Ahli!
Ilustrasi handuk. (Shutterstock)

Suara.com - Mandi memang memberikan banyak manfaat kesehatan, terutama pada kulit. Mandi bisa membantu membersihkan dan melembapkan kulit serta menghilangkan bakteri.

Tapi, menggosok badan menggunakan handuk setelah mandi bukanlah pilihan terbaik. Menurut dokter kosmetik, Dr Rekha Tailor of Health & Aesthetics, Anda harus menghindari penggunaan handuk untuk mengeringkan badan.

Dr Rekha menyankan semua orang untuk menahan diri menggosok tubuh menggunakan handuk sampai kering setelah mandi dan lebih baik membiarkan tubuh kering sendiri. Karena, cara ini bisa membantu kulit mempertahankan kelembapan. yang dibutuhkan agar tetap sehat dan terhidrasi.

Menurut Dr Tailor, menjaga kelembapan kulit bisa membantunya menyerap bahan-bahan dalam produk perawatan kulit agar mendapatkan manfaat maksimal.

Selain mengeringkan tubuh menggunakan handuk, mandi air panas juga salah satu yang harus dihindari. Meskipun air panas bisa menyenangkan, tapi bisa memberikan efek samping yang merugikan.

Ilustrasi Mandi. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi Mandi. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Dr Rekha mengatakan air panas bisa menyebabkan kerusakan pada sel keratin yang berada di lapisan luar kulit atau epidermis. Menurutnya, suhu yang lebih tinggi menyebabkan kulit mengering dan memperburuk kondisi kulit, seperti eksim yang menyebabkan kulit merah, gatal dan kering.

Sebaliknya dilansir dari Express, mandi pakai air dingin justru akan meningkatkan kekebalan. Studi dalam jurnal PLos One telah mengevaluasi manfaat mandi air dingin terhadap penyakit, kualitas hidup dan produktivitas kerja.

Studi yang melibatkan 3.018 peserta berusia antara 18 dan 65 tahun tanpa kondisi kesehatan mendasar selama Januari hingga Maret 2015 itu, menemukan mandi air dingin bisa meningkatkan kekebalan tubuh 30 persen seiring berjalannya waktu.

Meskipun, beberapa orang mungkin menunjukkan respons stres ketika pertama kali mandi air dingin. Namun, tubuh akan beradaptasi terhadap air dingin dan respons stres menurun seiring berjalannya waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Kesehatannya Banyak, Kapan Waktu Terbaik untuk Mandi Air Dingin?

Manfaat Kesehatannya Banyak, Kapan Waktu Terbaik untuk Mandi Air Dingin?

Health | Rabu, 28 April 2021 | 16:04 WIB

Mandi Air Dingin Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Caranya!

Mandi Air Dingin Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Caranya!

Health | Rabu, 28 April 2021 | 15:01 WIB

Selain Tingkatkan Kekebalan, Rutin Mandi Air Dingin Baik untuk Kesehatan

Selain Tingkatkan Kekebalan, Rutin Mandi Air Dingin Baik untuk Kesehatan

Health | Selasa, 27 April 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB