Agar Sistem Kekebalan Berfungsi Baik, Hindari 2 Makanan Ini Usai Vaksinasi

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 30 April 2021 | 10:35 WIB
Agar Sistem Kekebalan Berfungsi Baik, Hindari 2 Makanan Ini Usai Vaksinasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Baberapa orang mungkin bertanya-tanya apakah ada asupan yang harus dimakan atau diminum setelah suntik vaksin Covid-19 untuk meningkatkan kinerjanya. Perlu digarisbawahi, makanan tertentu tidak dapat mencegah atau menyembuhkan Covid-19 maupun membuat vaksin lebih efektif atau meminimalkan efek samping .

Namun demikian, makan makanan padat nutrisi dan antiinflamasi dapat membantu mendukung sistem kekebalan yang membantu tubuh Anda seperti halnya kerja keras pembentukan antibodi pasca-vaksinasi, demikian dilansir dari Livestrong.

Niket Sonpal, MD , seorang ahli penyakit dalam dan gastroenterologi yang berbasis di New York, membahas apa yang harus dimakan setelah suntik vaksin Covid-19 untuk sistem kekebalan yang kuat, antara lain buah dan sayuran, ikan berlemak, ayam, kacang-kacangan hingga kerang-kerangan.

Di sisi lain, setelah Anda mendapatkan vaksin Covid-19, hindari atau lakukan moderasi dengan makanan dan minuman berikut untuk membantu sistem kekebalan berfungsi dengan baik.

Ilustrasi keripik kentang. (Pixabay/avantrend)
Ilustrasi keripik kentang. (Pixabay/avantrend)

1. Makanan yang Diproses Tinggi

Meskipun keripik kentang dan biskuit boleh dimakan sesekali, mereka mungkin bukan pilihan terbaik saat Anda mencoba memperkuat pertahanan kekebalan tubuh.

"Makanan yang diproses secara berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula, yang pada gilirannya menyebabkan sistem kekebalan melemah," kata Dr. Sonpal.

Ketika sistem kekebalan tidak bekerja pada kapasitas penuhnya, jauh lebih mudah bagi virus atau patogen berbahaya lainnya untuk memasuki tubuh.

Lebih buruk lagi, makanan yang diproses dengan baik juga mengandung sifat inflamasi, yang menghalangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan berpotensi memperburuk gejala saat Anda sakit.

2. Alkohol

Jika Anda mencoba untuk mendukung sistem kekebalan, Anda mungkin perlu menjauhi alkohol sejenak. Itu karena alkohol secara langsung dapat menekan sistem kekebalan, kata Dr. Sonpal. Dengan kata lain, tubuh Anda tidak akan bekerja seefisien atau seefektif mungkin untuk melawan virus dan penyakit.

"Alkohol juga menghilangkan bakteri sehat di dalam perut seseorang, yang membuatnya lebih sulit untuk melindungi dari infeksi," tambahnya.

Belum lagi alkohol dapat membuat Anda dehidrasi, yang dapat membuat beberapa kemungkinan efek samping vaksin seperti nyeri tubuh terasa lebih buruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumat Berkah, Yuk Donasi Berbagi Sedekah Makanan ke Sesama

Jumat Berkah, Yuk Donasi Berbagi Sedekah Makanan ke Sesama

Kalbar | Jum'at, 30 April 2021 | 10:11 WIB

Gencarkan Vaksinasi, Dinkes Bantul Sebut Baru 5 persen Warga yang Divaksin

Gencarkan Vaksinasi, Dinkes Bantul Sebut Baru 5 persen Warga yang Divaksin

Jogja | Jum'at, 30 April 2021 | 08:25 WIB

Rumus Lawan Covid-19, Ketua Terpilih IDI: 5M + VDJ + 3T + Vaksinasi

Rumus Lawan Covid-19, Ketua Terpilih IDI: 5M + VDJ + 3T + Vaksinasi

wawancara | Jum'at, 30 April 2021 | 07:18 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB