Update Covid-19 Global: Deretan Negara yang Alami Lonjakan Kasus

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 04 Mei 2021 | 09:11 WIB
Update Covid-19 Global: Deretan Negara yang Alami Lonjakan Kasus
Ilustrasi update covid-19 [Unsplash/Fusion Medical Animation]

Suara.com - Laporan terbaru terkait penularan Covid-19 di dunia per Selasa (4/4) pukul 08.05 WIB pada situs worldometers.info menunjukan jumlah kasus telah mencapai 154.173.758 infeksi.

Itu artinya, bertambah 668.221 orang yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan penularan virus corona memang tengah terjadi. Bukan hanya di India, tetapi juga negara-negara Asia Tenggara, seperti Laos dan Thailand yang alami kenaikan kasus, dikutip Bloombergh.

Peningkatan kasus juga terjadi di negara yang berbatasan langsung dengan India seperti Bhutan dan Nepal, yang telah melaporkan lonjakan infeksi signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Dikutip dari data worldometers, dalam sepekan terakhir Bhutan melaporkan 93 kasus baru Covid-19. Jumlah itu naik dari dua pekan sebelumnya yang hanya 65 kasus dalam seminggu.

Sementara Nepal, dalam sepekan terakhir akumulasis kasus baru mencapai 39.857 kasus, melonjak dua kali lipat dari dua pekan sebelumnya sebanyak 17.661 kasus.

Dikutip dari Bloombergh, peningkatan kasus ini terjadi karena varian virus yang lebih menular.

“Sangat penting untuk menyadari bahwa situasi di India dapat terjadi di mana saja. Ini masih merupakan tantangan besar," kata Direktur regional di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa Hans Kluge.

Varian virus corona SARS Cov-2 dari India B 1617 telah menyebar hingga ke wilayah Asia Tenggara. Malaysia telah mendeteksi kasus pertama dari varian virus tersebut pada seorang warga negara India yang diperiksa di Bandara Internasional Kuala Lumpur, kata Menteri Kesehatan Adham Baba.

baca juga

Demikian pula dengan Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa varian virus corona India dan Afrika Selatan telah ada di Indonesia. 

Ada dua kasus infeksi virus varian India ditemukan di Jakarta dan satu kasus infeksi virus varian Afrika Selatan di Bali.

Organisasi Kesehatan Dunia mendeskripsikan varian virus corona India sebagai "varian minat", menunjukkan kemungkinan mutasi yang akan membuat virus lebih mudah menular, menyebabkan penyakit yang lebih parah atau bahkan menghindari kekebalan vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ustadz Solmed Jatuh Miskin Selama Pandemi, Jual Barang Buat Sambung Hidup

Ustadz Solmed Jatuh Miskin Selama Pandemi, Jual Barang Buat Sambung Hidup

Bogor | Selasa, 04 Mei 2021 | 09:02 WIB

Mobilitas Warga Bogor Diperketat Kembali, Bima: Terjadi Lonjakan COVID-19

Mobilitas Warga Bogor Diperketat Kembali, Bima: Terjadi Lonjakan COVID-19

Bogor | Selasa, 04 Mei 2021 | 08:52 WIB

Bill Gates Enggan Berbagi Teknologi Vaksin Covid-19 ke Negara Berkembang

Bill Gates Enggan Berbagi Teknologi Vaksin Covid-19 ke Negara Berkembang

Tekno | Selasa, 04 Mei 2021 | 09:00 WIB

Terkini

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×