alexametrics

Picu Anak Tetap Aktif selama Ramadan, Yuk Lakukan Tips Berikut

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Picu Anak Tetap Aktif selama Ramadan, Yuk Lakukan Tips Berikut
Ibu dan anak olahraga yoga. (Shutterstock)

Berikut tips tetap aktif bersama anak selama puasa Ramadan.

Suara.com - Menjaga diri tetap aktif selama puasa Ramadan memang tak mudah, apalagi dengan anak-anak. Padahal bulan puasa ini, anak-anak harus tetap aktif agar imunitas selalu terjaga.

Dalam hal ini, series keempat kali ini di Instagram Live @hometowndairy.id Sabtu (01/5/2021) bertema "Tetap Aktif selama Berpuasa dengan Keluarga" bersama Certified Fitness Coach  Adianti Reksoprodjo memberikan tips tetap aktif selama puasa Bulan Ramadan.

Menurut Adianti, aktivitas bersama itu macam-macam  dan berolahraga menjadi salah satu opsi untuk melakukan quality time bersama keluarga. Berolahraga bersama akan membangun teamwork atau kekompakan kebersamaan dan kepercayaan antara ibu dengan anak atau sebaliknya.

"Kalau kita berolahraga bersama keluarga, artinya kita engage aktivitas bersama anak. Apalagi sekarang ini anak-anak kasihan karena apa-apa mereka yang dilihatnya lebih banyak screen (gadget). Mereka lebih banyak duduk di depan monitor. Setelah selesai sekolah, mereka hanya bersosialisasi lewat online," kata Adianti.

Baca Juga: Ahli: Hidup Mungkin akan Terasa Normal Walau Herd Immunity Belum Tercapai

Adianti menambahkan, kondisi tersebut membuatnya khawatir terhadap anak-anak saat ini.

Ilustrasi berpuasa (Shutterstock)
Ilustrasi berpuasa (Shutterstock)

"WHO sendiri mempunyai standar untuk anak-anak dalam satu hari mereka harus bergerak minimal 60 menit secara akumulatif. Hal itu menjadi challenge tersendiri karena tidak mudah mengajak anak-anak untuk bergerak. Dengan mengajak anak-anak berolahraga, berarti kita juga ikut bergerak. Ini menjadi win-win solution buat anak-anak bergerak dan kita sebagai orang tua juga," tambah Adianti.

Aktivitas berolahraga untuk anak di usia balita disarankan menggunakan imajinasi atau role play atau bermain peran seperti kelinci lompat, menjadi burung di angkasa, dan sebagainya.

Lalu untuk anak di usia 5 tahun ke atas, kegiatan bersih-bersih di rumah pun dapat menjadi aktivitas untuk membakar kalori seperti melakukan kegiatan membersihkan rumah untuk mengajarkan juga kemandirian anak.

Banyak olahraga yang dapat dilakukan di rumah untuk membakar kalori. Untuk tetap dapat menjaga asupan nutrisi dari kalori yang terbakar tersebut, diperlukan nutrisi yang memerlukan cairan tubuh dan juga tinggi protein saat berbuka dan sahur.

Baca Juga: Vaksinasi dengan Pfizer dan Moderna, Ibu Hamil Tularkan Kekebalan ke Janin

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Komentar