Waspadai Garis pada Kuku, Bisa Jadi Gejala Lain Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 05 Mei 2021 | 14:36 WIB
Waspadai Garis pada Kuku, Bisa Jadi Gejala Lain Virus Corona Covid-19
Ilustrasi kuku, kuku Covid-19 (Meow Wii/Shutterstock)

Suara.com - Seorang ahli terkemuka memperingatkan kuku Covid-19 bisa menjadi gejala lain dari orang yang terinfeksi virus corona Covid-19. Semua orang harus mewaspadai garis putih bening pada kukunya.

Profesor Tim Spector, yang memimpin aplikasi Zoe Symptom Study, mengatakan gejala kuku Covid-19 ini biasanya terjadi setelah orang pulih dari infeksi virus corona Covid-19.

Kondisi ini meninggalkan garis putih bening di kuku yang cukup jelas. Bahkan gejala ini bisa terjadi tanpa adanya ruam kulit dan biasanya tidak berbahaya.

Ia pun mengunggah penampakan kuku seorang wanita yang memiliki garis horizontal di atasnya. Garis pada kuku itu timbul dalam 6 bulan setelah wanita itu terinfeksi virus corona.

Menurut Healthline, kelainan kuku biasanya terjadi akibat trauma pada kuku atau kekurangan vitamin. Karena kuku dibuat oleh sel-sel kulit di jari, tonjolan di kuku bisa jadi akibat kondisi kulit seperti eksim.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Tapi dilansir dari The Sun, Prof Spector mengatakan beberapa penderita virus corona Covid-19 mengalami gejala berupa garis-garis di kukunya, meskipun mereka tidak memiliki tanda-tanda ruam kulit.

Dalam kasus yang lebih serius, garis, tonjolan atau perubahan bentuk apapun pada kuku bisa disebabkan oleh kondisi serius. Menurut NHS, penyakit tiroid, diabetes atau anemia defisiensi besi bisa menjadi akar masalah.

Prof Spector telah menandai tanda-tanda aneh virus corona Covid-19 selama pandemi dengan bantuan jutaan orang Inggris. Orang-orang yang menggunakan aplikasi ZOE ketika melaporkan gejala virus corona, membantu para peneliti di King's College London, menganalisis munculnya penyakit tersebut.

Selain kuku, bagian tubuh lain yang bisa menandakan gejala virus corona Covid-19, termasuk lidah Covid-19. Tanda lidah Covid-19 yang harus diwaspadai adalah sariawan.

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa masalah pada mata, seperti rasa gatal dan kepekaan terhadap cahaya adalah tanda lain dari Covid-19.

Sementara itu, gejala virus corona Covid-19 Panjang terus bertambah. Rambut rontok, kelelahan dan sakit kepala nampaknya menjadi beberapa masalah yang paling umum. Sedangkan penyakit kesehatan mental, diabetes dan mata merah nampaknya menjadi beberapa efek samping yang lebih spesifik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikritik Karena Kuku Pendekor Kue Hitam, Ternyata Begini Penjelasannya

Dikritik Karena Kuku Pendekor Kue Hitam, Ternyata Begini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 04 Mei 2021 | 19:50 WIB

Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Cukup Efektif Melawan Strain Baru

Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Cukup Efektif Melawan Strain Baru

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:54 WIB

Mantan Pasien Covid-19 Harus Periksakan Kondisi Jantung, Ini Alasannya!

Mantan Pasien Covid-19 Harus Periksakan Kondisi Jantung, Ini Alasannya!

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 13:07 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB