alexametrics

Waspadai Garis pada Kuku, Bisa Jadi Gejala Lain Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Waspadai Garis pada Kuku, Bisa Jadi Gejala Lain Virus Corona Covid-19
Ilustrasi kuku, kuku Covid-19 (Meow Wii/Shutterstock)

Virus corona Covid-19 bisa menyebabkan gejala lain pada kuku, yang disebut kuku Covid-19.

Suara.com - Seorang ahli terkemuka memperingatkan kuku Covid-19 bisa menjadi gejala lain dari orang yang terinfeksi virus corona Covid-19. Semua orang harus mewaspadai garis putih bening pada kukunya.

Profesor Tim Spector, yang memimpin aplikasi Zoe Symptom Study, mengatakan gejala kuku Covid-19 ini biasanya terjadi setelah orang pulih dari infeksi virus corona Covid-19.

Kondisi ini meninggalkan garis putih bening di kuku yang cukup jelas. Bahkan gejala ini bisa terjadi tanpa adanya ruam kulit dan biasanya tidak berbahaya.

Ia pun mengunggah penampakan kuku seorang wanita yang memiliki garis horizontal di atasnya. Garis pada kuku itu timbul dalam 6 bulan setelah wanita itu terinfeksi virus corona.

Baca Juga: Waspada 3 Varian Baru Virus Corona, Satu Sudah Masuk Kepri

Menurut Healthline, kelainan kuku biasanya terjadi akibat trauma pada kuku atau kekurangan vitamin. Karena kuku dibuat oleh sel-sel kulit di jari, tonjolan di kuku bisa jadi akibat kondisi kulit seperti eksim.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Tapi dilansir dari The Sun, Prof Spector mengatakan beberapa penderita virus corona Covid-19 mengalami gejala berupa garis-garis di kukunya, meskipun mereka tidak memiliki tanda-tanda ruam kulit.

Dalam kasus yang lebih serius, garis, tonjolan atau perubahan bentuk apapun pada kuku bisa disebabkan oleh kondisi serius. Menurut NHS, penyakit tiroid, diabetes atau anemia defisiensi besi bisa menjadi akar masalah.

Prof Spector telah menandai tanda-tanda aneh virus corona Covid-19 selama pandemi dengan bantuan jutaan orang Inggris. Orang-orang yang menggunakan aplikasi ZOE ketika melaporkan gejala virus corona, membantu para peneliti di King's College London, menganalisis munculnya penyakit tersebut.

Selain kuku, bagian tubuh lain yang bisa menandakan gejala virus corona Covid-19, termasuk lidah Covid-19. Tanda lidah Covid-19 yang harus diwaspadai adalah sariawan.

Baca Juga: Mutasi Virus Corona Afrika Selatan dan India, Seberapa Bahaya?

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa masalah pada mata, seperti rasa gatal dan kepekaan terhadap cahaya adalah tanda lain dari Covid-19.

Komentar