alexametrics

Seberapa Sering Penyintas Covid-19 Bisa Donor Plasma? Simak Kata Ahli

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Seberapa Sering Penyintas Covid-19 Bisa Donor Plasma? Simak Kata Ahli
Ilustrasi donor plasma (Shutterstock)

Ahli menjelaskan seberapa sering mantan pasien Covid-19 bisa melakukan donor plasma.

Suara.com - Donor plasma merupakan salah satu metode pengobatan yang dipercaya bisa membantu pasien virus corona Covid-19 melawan penyakitnya. Tapi, banyak orang masih mengira mereka rentan terinfeksi ulang bila mendonasikan plasma.

Tapi, seorang pakar menegaskan bahwa hal itu hanyalah mitos, Faktanya, donor plasma justru membantu menyelamatkan nyawa pasien virus corona Covid-19.

Dr Shuchin Bajaj, pendiri dan direktur Ujala Cygnus Group of Hospitals, mengatakan antibodi yang ada di dalam tubuh penyintas bisa membantu orang yang masih berjuang melawan virus corona Covid-19.

"Jika gejala virus corona Covid-19 Anda sudah tidak ada selama lebih dari 14 hari, mohon pertimbangkan untuk berdonasi sebagai layanan kemanusiaan. Sama seperti donor darah biasa, plasma akan diambil dari lengan Anda," kata Dr Shuchin dikutip dari Indian Express.

Baca Juga: Waspadai Garis pada Kuku, Bisa Jadi Gejala Lain Virus Corona Covid-19

Plasma adalah bagian cairan bening dalam darah yang tersisa setelah sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan komponen lainnya. Plasma adalah komponen terbesar dalam darah manusia, yang terdiri dari sekitar 55 persen.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Selain itu, plasma mengandung air, garam, enzim, antibodi dan protein lainnya. Plasma ini menjalani banyak fungsi di dalam tubuh, termasuk membantu menghilangkan pembekuan darah, melawan penyakit, dan fungsi penting lainnya.

Orang yang pulih dari virus corona dalam 3-4 bulan terakhir bisa menyumbangkan plasma ini untuk pasien lainnya. Karena, antibodi Anda yang telah melawan virus corona sudah lebih dari cukup untuk membagikannya ke orang lain.

Namun, Anda mungkin belum tahu seberapa sering penyintas virus corona bisa mendonorkan plasmanya. Dr Bajaj, mengatakan Anda bisa datang berdonasi setiap 2 minggu untuk mendonorkan plasma.

Adapun kelompok orang yang tidak bisa mendonorkan plasma untuk pasien virus corona Covid-19, antara lain:

Baca Juga: Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Cukup Efektif Melawan Strain Baru

  1. Orang usia di bawah 18 tahun dan di atas 65 tahun
  2. Orang dengan berat badan di bawah 50 kg
  3.  Orang yang pernah hamil
  4.  Orang yang menderita penyakit serius, seperti gagal ginjal, insulin untuk diabetes, kanker dan hipertensi
  5. Orang yang memiliki tato atau menjalani operasi besar dalam 6 bulan terakhir

Komentar