Sama-sama Buat Lesu dan Muka Pucat, Ini Beda Anemia dan Talasemia

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 06 Mei 2021 | 13:10 WIB
Sama-sama Buat Lesu dan Muka Pucat, Ini Beda Anemia dan Talasemia
Ilustrasi talasemia. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien talasemia membutuhkan transfusi darah seumur hidup, agar bisa hidup laiknya orang normal.

Salah satu gejala talasemia adalah rendahnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dalam darah, yang dibarengi wajah pucat dan lesu selaiknya gejala anemia.

Lalu, apa bedanya anemia dan talasemia?

Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Hematologi dan Transfusi Darah Indonesia (PP PHTDI) Dr. dr. Tubagus Djumhana Atmakusuma, SpPD–KHOM mengatakan dalam kasus talasemia, anemia adalah salah satu gejala atau tanda yang harus diwaspadai.

Hal ini lantaran, anemia kerap menjadi patokan seseorang didiagnosa mengalami talasemia, dan biasanya kategori anemia akan memengaruhi jenis talasemia yang diderita seseorang.

"Talasemianya ikut sama dia (jenis anemia yang diderita). Anemia ringan, maka talasemia ringan kategorinya apakah beta atau alfa secara genotip (pembawa sifat talasemia). Kalau anemianya berat namanya talasemia mayor," ujar Dr. Tubagus, dalam acara bincang media Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (6/5/2021).

Adapun untuk kategori anemia bisa dilihat dari kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Kategori anemia berat pada perempuan Hb di bawah 7, sedangkan laki-laki di bawah 8.

Anemia sedang pada perempuan Hb di angka 7 hingga 9, sedangkan laki-laki 8 hingga 10. Lalu anemia ringan pada perempuan Hb di angka 9 hingga 12, dan laki-laki di angka 10 hingga 13.

Sedangkan kategori Hb normal, pada perempuan Hb minimal 12 atau lebih, dan pada lelaki Hb minimal 13 atau lebih.

Meski begitu kata Dr. Tubagus, seseorang yang tidak memiliki anemia bukan berarti ia tidak memiliki talasemia. Ini karena, ada sebagian populasi yang memiliki Hb normal tapi ia memiliki talasemia minor, atau carrier (pembawa sifat).

"Jika pada telasemia berat atau mayor mudah didiagnosis dengan pemeriksaan Hb, tapi yang sulit pada telasemia minor, karena pada kondisi tertentu dia hemoglobinnya normal," tutur Dr. Tubagus.

Maka meski Hb normal, pemeriksaan talasemia akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan MCV (mean corpuscular volume) atau perhitungan rerata sel darah merah. Apabila MCV rendah kurang dari jumlah normal 85, seperti 70, 60 atau bahkan 50, maka ia dipastikan talasemia minor.

Namun untuk menentukan talasemia beta minor atau alfa minor, maka ia juga akan dilakukan pemeriksaan elektroforesis Hb, yaitu untuk menentukan tipe hemoglobin dalam darah.

"Kalau kurang dari 3,5 persen maka kemungkinan bukan talasemia beta, tapi talasemia alfa sehingga bisa diperiksa dengan analisis DNA," pungkas Dr. Tubagus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Talasemia Sedunia: Situasi Miris Penyandang Saat Pandemi dan Ramadhan

Hari Talasemia Sedunia: Situasi Miris Penyandang Saat Pandemi dan Ramadhan

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 12:41 WIB

Skrining Sebelum Nikah, Cara Putus Mata Rantai Talasemia di Indonesia

Skrining Sebelum Nikah, Cara Putus Mata Rantai Talasemia di Indonesia

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 13:58 WIB

Kepada Penyintas Talasemia, BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pola Hidup Sehat

Kepada Penyintas Talasemia, BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pola Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 14 April 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB