Temuan Terbaru, Vaksin Covid-19 Pertama Bisa Lawan Varian Baru Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 06 Mei 2021 | 15:31 WIB
Temuan Terbaru, Vaksin Covid-19 Pertama Bisa Lawan Varian Baru Virus Corona
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pixabay/qimono)

Suara.com - Perusahaan Moderna di Amerika Serikat, mengklaim telah menemukan vaksin Covid-19 yang bisa menetralkan atau melawan varian baru virus corona Brasil dan Afrika Selatan.

Uji coba terbaru menemukan bahwa suntikan ketiga vaksin Covid-19 sekarang ini maupun suntikan vaksin ekperimental terbaru mampu meningkatkan kekebalan terhadap kedua varian virus corona tersebut.

Sebelumnya, suntikan penguat vaksin Covid-19 kepada para sukarelawan terbukti meningkatkan antibodi terhadap versi asli virus corona Covid-19/ Data awal ini berasal dari uji coba suntikan vaksin Moderna pada 40 orang dan suntikan vaksin eksperimental terbaru untuk melawan varian virus corona Afrika Selatan, yang disebut mRNA-1273.351.

Dua minggu setelah suntikan kedua, perusahaan Moderna mengatakan suntikan ketiga dan suntikan vaksin Covid-19 yang diperbarui ini bisa meningkatkan antibodi dalam darah yang bisa melawan dua varian baru virus corona tersebut.

Tapi, vaksin Covid-19 yang diperbarui ini (mRNA-1273.351) dan vaksin yang dirancang khusus untuk memerangi varian baru virus corona Afrika Selatan dan Brasil berhasil meningkatkan antibodi penetral lebih tinggi daripada suntikan vaksin sebelumnya.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Sementara itu, tim dari Pfizer BioNTech yang memiliki vaksi serupa dengan vaksin Moderna dan AstraZeneca juga masih dalam proses mengembangkan vaksin olahan terhadap varian baru virus corona Afrika Selatan (B1351) dan varian baru virus corona Brasil (P1).

"Kami akan terus melakukan pembaruan Sebanyak mungkin pada vaksin Covid-19 buatan kami, bila itu diperlukan untuk mengendalikan pandemi," kara Stephane Bencel, kepala eksekutif Moderna dikutip dari The Sun.

Kabar baik tentang vaksin Moderna terhadap varian baru virus corona ini muncul, karena data dari Office for National Statistic (ONS) menunjukkan bahwa angka kematian akibat virus corona Covid-19 turun 28 persen.

Meski begitu, beberapa ahli masih memperingatkan bahwa varian mutan yang muncul, seperti di India dan Brasil tetap perlu diwaspadai dan tidak ada yang aman.

baca juga

"Cara tetap aman adalah memastikan vaksin Covid-19 tersedia secara luas untuk semua orang," jelas Anna Marriott, manajer kebijakan kesehatan di Oxfam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Umumkan Tiga Varian Corona Paling Ganas, Dua Sudah Ada di Indonesia

WHO Umumkan Tiga Varian Corona Paling Ganas, Dua Sudah Ada di Indonesia

Batam | Kamis, 06 Mei 2021 | 13:55 WIB

Vaksin Covid-19 Bisa Picu Pembengkakan Kelenjar Getah Bening, Ini Fungsinya

Vaksin Covid-19 Bisa Picu Pembengkakan Kelenjar Getah Bening, Ini Fungsinya

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 14:27 WIB

Kanada Izinkan Vaksin Pfizer untuk Anak Usia 12 Tahun ke Atas

Kanada Izinkan Vaksin Pfizer untuk Anak Usia 12 Tahun ke Atas

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 09:25 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB