Presiden Filipina Minta China Tarik Kembali Seribu Vaksin Sinopharm

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 19:23 WIB
Presiden Filipina Minta China Tarik Kembali Seribu Vaksin Sinopharm
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mendapat kritik pedas dari rakyatnya setelah ia mengumumkan baru saja divaksin Sinopharm buatan China pada Senin (3/5/2021) kemarin.

Melalui siaran langsung, sang presiden ingin menunjukkan sekaligus mendorong rakyatnya yang enggan melakukan vaksinasi mengikuti jejaknya sehingga dapat terlindungi dari Covid-19.

Alih-alih tujuannya berhasil, rakyat justru mengkritik Duterte karena memilih vaksin virus corona yang belum disetujui regulator negaranya sendiri, lapor CNN.

Di tengah reaksi keras tersebut, Duterte akhirnya meminta China untuk menarik kembali seribu dosis vaksin Sinopharm yang telah disumbangkan ke Filipina pada Rabu (5/5/2021).

Kemudian, sang presiden juga meminta maaf kepada publik karena sudah mendapat vaksin yang belum disetujui. Duterte juga sudah memberi tahu duta besar China untuk berhenti mengirim Sinopharm.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

"Beri kami Sinovac, yang digunakan oleh semua orang," kata Duterte.

Ketika Sinopharm mengajukan permohonan untuk penggunaan darurat ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Filipina pada awal Maret lalu, direktur badan tersebut mengatakan perizinannya akan memakan waktu lebih lama karena vaksin Sinopharm belum disetujui oleh otoritas regulasi yang ketat, misalnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun, keputusannya bisa segera berubah. WHO mengatakan bahwa mereka berencana membuat keputusan tentang persetujuan penggunaan darurat untuk kedua vaksin asal China, yakni Sinopharm dan Sinovac.

Pengesahan WHO kemungkinan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap vaksin Chinam yang sudah lama menghadapi kekhawatiran tentang tingkat kemanjuran dan kurangnya transparansi dalam data uji klinis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI Sebut Vaksin Sinopharm Haram karena Mengandung Babi, Tapi Boleh Dipakai

MUI Sebut Vaksin Sinopharm Haram karena Mengandung Babi, Tapi Boleh Dipakai

Jatim | Senin, 03 Mei 2021 | 14:54 WIB

Beda Vaksin Sinopharm dan Sinovac, serta Berita Terpopuler Lainnya

Beda Vaksin Sinopharm dan Sinovac, serta Berita Terpopuler Lainnya

Health | Minggu, 02 Mei 2021 | 20:53 WIB

Genjot Vaksinasi, Indonesia Terima Setengah Juta Dosis Vaksin Sinopharm

Genjot Vaksinasi, Indonesia Terima Setengah Juta Dosis Vaksin Sinopharm

Health | Minggu, 02 Mei 2021 | 16:04 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB