Satgas Covid: Positivity Rate Indonesia Saat Ini Terendah Selama Pandemi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 11 Mei 2021 | 16:45 WIB
Satgas Covid: Positivity Rate Indonesia Saat Ini Terendah Selama Pandemi
Ilustrasi tes swab. (Dok: ELements Envanto)

Suara.com - Penularan Covid-19 di Indonesia tengah mengalami penurunan. Satgas Covid-19 bahkan mencatat angka positivity rate Indonesia mencapai yang terendah selama pandemi Covid-19. 

"Positivity rate Indonesia di bulan Mei ini adalah 11,3 persen terendah sejak pandemi," kata juru bicara Satgas Covid-19 prof. Wiku Adisasmito dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (11/5). 

Wiku menyampaikan bahwa positivity rate tertinggi di Indonesia terjadi pada periode Januari-Februari 2021 yang mencapai 27,2 persen. Berbagai kebijakan langsung diambil pemerintah untuk menangani kondisi tersebut.

"Perbaikan dengan penghapusan cuti bersama pada tanggal merah serta intervensi kebijakan melalui pelaksanaan PPKM mikro dan pembentukan posko di daerah, terbukti berpengaruh dalam menurunkan angka penambahan kasus positif dan kasus aktif dari waktu ke waktu hingga positivity rate juga menurun," ujarnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di India saat ini. Wiku menyampaikan bahwa akibat lonjakan kasus yang terjadi di India sejak Maret lalu, membuat positivity rate negara itu mencapai angka tertinggi sepanjang pandemi. 

Padahal selama pandemi Covid-19 tahun 2020, India dinilai telah berhasil mengendalikan paparan viru dengan positivity rate rata-rata 2-3 persen. Mencapai angka tertinggi pada September 2020 hanya mencapai 8 persen.

"Namun kondisi ini berubah sejak April 2021, positivity rate di bulan April mencapai 14 persen. Bahkan di bulan Mei mencapai 21,7 persen. Hal ini tentu saja terjadi sebagai dampak dari lonjakan kasus covid-19 di India selama beberapa minggu terakhir dengan penambahan mencapai 400 ribu kasus dalam sehari," kata Wiku.

"Secara umum data ini menunjukkan bahwa saat ini positivity rate India sedang meningkat tajam hingga ke titik tertinggi. Sedangkan di Indonesia sedang menurun cukup drastis hingga ke titik terendah," imbuhnya.

Wiku mengajak agar fenomena tersebut dijadikan refleksi bagi Indonesia bahwa kenaikan kasus di India yang terjadi akibat kerumunan pada kegiatan keagamaan dan politik. Sehingga positivity rate India yang semula hanya 3 persen menjadi 22 persen hanya dalam waktu kurang dari dua bulan.

baca juga

Menurut Wiku, kondisi itu menunjukkan tidak butuh waktu lama untuk meningkatkan jumlah kasus yang ditimbulkan dari lalainya penerapan protokol kesehatan.

"Sementara untuk Indonesia, butuh waktu belajar 12 bulan untuk menangani pandemi, untuk akhirnya menemukan formula yang tepat dalam menjaga kasus menurun setiap harinya. Maka dari itu tentunya kita tidak mau kondisi covid-19 di Indonesia yang sudah menunjukkan perbaikan ini kembali memburuk apabila kita tidak sama-sama menjaga agar penularan tidak semakin meluas," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ustaz Tengku Zul Wafat, Wapres Ma'ruf Ajak Masyarakat Teladani Kebaikannya

Ustaz Tengku Zul Wafat, Wapres Ma'ruf Ajak Masyarakat Teladani Kebaikannya

News | Selasa, 11 Mei 2021 | 16:04 WIB

Robertus Robet: Soal Larangan Mudik, Semantik Kebijakan Perlu Diperhatikan

Robertus Robet: Soal Larangan Mudik, Semantik Kebijakan Perlu Diperhatikan

wawancara | Selasa, 11 Mei 2021 | 16:03 WIB

Imam Besar Masjid Istiqlal: Kami Tidak Selenggarakan Salat Id

Imam Besar Masjid Istiqlal: Kami Tidak Selenggarakan Salat Id

News | Selasa, 11 Mei 2021 | 16:03 WIB

Terkini

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:53 WIB

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

×