Rumah Sakit di Gaza Kewalahan Tangani Pasien Covid-19 dan Korban Ledakan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Sabtu, 15 Mei 2021 | 13:26 WIB
Rumah Sakit di Gaza Kewalahan Tangani Pasien Covid-19 dan Korban Ledakan
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Berada di bawah tekanan lonjakan kasus virus corona, sistem kesehatan Gaza kembali dibuat kewalahan akibat serangan pasukan Israel menewaskan puluhan dan melukai ratusan warga. Konflik minggu ini antara Israel dan Hamas di Gaza telah menewaskan 119 warga Palestina, termasuk 28 anak-anak, dan melukai lebih dari 620 orang di wilayah miskin tersebut.

Melansir dari Daily Sabah, dokter di seluruh Gaza sekarang merelokasi tempat tidur unit perawatan intensif (ICU). Mereka berjuang untuk mengatasi krisis kesehatan di luar virus corona, yakni merawat luka ledakan, pecahan peluru, luka perban, dan melakukan amputasi.

"Sebelum serangan militer, kami mengalami kekurangan besar dan hampir tidak dapat menangani gelombang kedua (virus corona)," kata pejabat Kementerian Kesehatan Gaza, Abdelatif al-Hajj.

"Sekarang, korban datang dari segala arah, korban yang sangat kritis. Saya takut (sistem kesehatan) akan runtuh total," imbuhnya.

Bulan lalu, kasus virus corona harian dan kematian Gaza mencapai rekor tertinggi. Hal ini didorong oleh penyebaran varian yang pertama kali muncul di Inggris, pelonggaran pembatasan pergerakan selama Ramadan, serta sikap apatis dan keras kepala publik.

Tak hanya itu, pengujian virus tetap terbatas. Wabah telah menginfeksi lebih dari 105.700 orang dan menewaskan 976 orang.

Penampakan ledakan akibat roket yang ditembakan oleh pasukan Israel ke Jalur Gaza pada Senin (10/5/2021) waktu setempat. Sedikitnya 20 orang tewas termasuk 9 anak-anak dan puluhan lainnya terluka akibat serangan tersebut. (Foto: AFP)
Penampakan ledakan akibat roket yang ditembakan oleh pasukan Israel ke Jalur Gaza pada Senin (10/5/2021) waktu setempat. Sedikitnya 20 orang tewas termasuk 9 anak-anak dan puluhan lainnya terluka akibat serangan tersebut. (Foto: AFP)

"Perawat di Rumah Sakit Eropa di Kota Khan Younis, sangat membutuhkan ruang untuk yang terluka, memindahkan puluhan pasien virus di tengah malam ke gedung yang berbeda," kata Direktur Rumah Sakit, Yousef al-Akkad. 

Para ahli bedah dan spesialisnya yang telah ditempatkan di tempat lain guna mengatasi virus bergegas kembali untuk mengobati cedera kepala, patah tulang, dan luka di perut.

"Jika konflik meningkat, rumah sakit tidak akan dapat merawat pasien virus," kata al-Akkad.

baca juga

"Kami hanya memiliki 15 tempat tidur perawatan intensif dan yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa," katanya.

Sementara itu di Shifa, pihak berwenang juga memindahkan korban luka ke 30 tempat tidur yang sebelumnya dikhususkan untuk pasien virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Deru Jet Tempur, Aktivis Palestina Kirim Pesan ke Deddy Corbuzier

Di Tengah Deru Jet Tempur, Aktivis Palestina Kirim Pesan ke Deddy Corbuzier

Lampung | Sabtu, 15 Mei 2021 | 12:21 WIB

22 Warga Positif Covid-19, Kampung di Kota Solo Ini Mengisolasi Diri

22 Warga Positif Covid-19, Kampung di Kota Solo Ini Mengisolasi Diri

Surakarta | Sabtu, 15 Mei 2021 | 12:06 WIB

SuaraLive!: Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran

SuaraLive!: Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran

Video | Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:48 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×