alexametrics

Lansia Lebih Butuh Suplemen Vitamin daripada Orang Dewasa Muda, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati
Lansia Lebih Butuh Suplemen Vitamin daripada Orang Dewasa Muda, Kenapa?
vitamin C dan D sangat dibutuhkan tubuh pada masa pancaroba saat pandemi ini

Sementara lansia, nafsu makan akan makin berkurang seiring bertambah tua usianya.

Suara.com - Orang lanjut usia (lansia) lebih membutuhkan suplemen nutrisi tambahan daripada orang dewasa muda. Dokter spesialis penyakit dalam dr. Muhammad Alkaff, Sp. PD. menjelaskan, orang dewasa bisa mendapatkan asupan nutrisi lebih banyak dari makanan yang dikonsumsinya.

Sementara lansia, nafsu makan akan makin berkurang seiring bertambah tua usianya.

"Kalau usia muda makanan cukup nutrisi bagus. Vitamin D, vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin A bisa didapat dari makanan dengan kualitas atau kuantitas yang cukup. Tapi kalau usia tua tidak bisa memastikan apakah jumlah makanannya dan kualitas makanan yang masuk ke tubuh sesuai dengan yang dibutuhkan. Jadi kita harus memberikan perlu memberikan vitamin," jelasnya dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Selasa (18/5/2021). 

Asupan vitamin yang tercukupi bisa mencegah lansia mudah terkena sakit. Salah satu yang terpenting, kata dokter Alkaff adalah vitamin C yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh. 

Baca Juga: Risiko Ibu Hamil Kekurangan Nutrisi, Lahir Prematur hingga Cacat Lahir

Ilustrasi suplemen minyak ikan. (Shutterstock)
Ilustrasi suplemen minyak ikan. (Shutterstock)

"Vitamin C tidak perlu banyak-banyak, 500 (miligram) sampai dengan 1 gram perhari apapun mereknya," imbuhnya.

Selain itu, vitamin lain sebagai tambahan suplemen berupa vitamin B kompleks dan vitamin D. Terutama bagi lansia yang memang memiliki multi komorbit atau penyakit bawaan lebih dari satu, sangat disarankan konsumsi vitamin D dengan dosis 1000 sampai 5000 IU perhari.

Meski begitu, dokter Alkaff mengingatkan agar lansia juga jangan terlalu banyak diberikan konsumsi suplemen. "Bukan akan hipervitaminosis, tapi nanti akan menyebabkan makin tidak mau makan karena sudah kenyang dengan suplemen," imbuhnya.

Selain dengan tambahan suplemen vitamin, lansia tetap perlu menjalankan pola hidup sehat dan mengontrol penyakit bawaan yang dimilikinya, seperti hipertensi, diabetes, ataupun jantung. Aktivitas fisik juga harus dilakukan. 

Dokter Alkaff menyarankan, lansia bisa tetap beraktivitas fisik di bawah sinar matahari. Sehingga bukan hanya duduk untuk berjemur.

Baca Juga: Studi: Merasa Lebih Muda Bisa Menyehatkan Mental dan Kognitif pada Lansia

"Karena dengan bergerak di bawah sinar matahari itu merangsang otot untuk memiliki kekuatan yang lebih baik. Sebaiknya sambil berjalan, tapi harus dipastikan jangan sampai terpeleset  tersandung. Atau berkebun, memotong tanaman," sarannya.

Komentar