WHO: Petugas Kesehatan di Wilayah Konflik Palestina Israel Harus Dilindungi

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 18 Mei 2021 | 11:12 WIB
WHO: Petugas Kesehatan di Wilayah Konflik Palestina Israel Harus Dilindungi
Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5). BIANCA DE MARCHI / AFP

Suara.com - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Gebreyesus mengatakan risiko petugas kesehatan selama masa konflik di wilayah pendudukan Palestina dan Israel sangat memprihatinkan.

"Petugas kesehatan dan infrastruktur harus selalu dilindungi, dan saya menyerukan kepada para pemimpin di semua sisi untuk memastikan penghormatan terhadap undang-undang kemanusiaan yang vital ini," kata Tedros selama konferensi pers, Senin (17/5/2021).

Lebih dari 200 warga Palestina telah tewas, termasuk 59 anak-anak dan 35 perempuan, dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak pekan lalu. Ribuan orang terluka dan puluhan bangunan hancur porak poranda.

Puluhan orang Israel juga tewas dalam tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza.

"Situasi kesehatan sangat memprihatikan dan dalam eskalasi konflik baru-baru ini, puluhan insiden yang melibatkan petugas kesehatan dan fasilitas kesehatan telah terjadi," ujar Tedros, dilansir laman Anadolu Agency.

Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5).  BIANCA DE MARCHI / AFP
Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5). BIANCA DE MARCHI / AFP

Ia melanjutkan, pengujian dan vaksinasi Covid-19 juga sangat terpengaruh.

Dalam webinar tersebut, Tedros juga meminta pembuat vaksin di seluruh dunia, seperti Eropa, Insida, dan Amerika Serikat, meningkatkan alokasi vaksin mereka ke COVAX untuk memasok negara-negara miskin, agar distribusi vaksin Covid-19 adil.

Pada kesempatan yang sama, direktur Program darurat WHO Mike Ryan juga mengatakan bahwa kesehatan dan kehidupan warga sipil perlu dilindungi saat berada di tengah konflik.

"Selain itu, perawatan kesehatan yang diberikan kepada mereka harus dilindungi. Semua serangan terhadap perawatan kesehatan harus segera dihentikan, dan orang membutuhkan akses ke perawatan kesehatan penting," ujar Mike.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecam Penyerangan Israel ke Palestina, HMI Serang Gelar Aksi Teatrikal

Kecam Penyerangan Israel ke Palestina, HMI Serang Gelar Aksi Teatrikal

Banten | Selasa, 18 Mei 2021 | 10:29 WIB

Bupati Muba Dodi Reza Kembali Kumpulkan Donasi Bagi Palestina

Bupati Muba Dodi Reza Kembali Kumpulkan Donasi Bagi Palestina

Sumsel | Selasa, 18 Mei 2021 | 10:28 WIB

Aksi Bela Palestina, Kedubes Amerika hingga Kantor PBB Jakarta Dijaga Ketat

Aksi Bela Palestina, Kedubes Amerika hingga Kantor PBB Jakarta Dijaga Ketat

Jakarta | Selasa, 18 Mei 2021 | 10:16 WIB

Terkini

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

×