Update Covid-19 Global: Singapura Atur Strategi Penggunaan Vaksin Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 19 Mei 2021 | 09:31 WIB
Update Covid-19 Global: Singapura Atur Strategi Penggunaan Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Update Covid-19 global berdasarkan data worldometers menunjukan, per Rabu (19/5) pukul 07.30 WIB, kasus Covid-19 di seluruh dunia telah lebih dari 163,73 juta. Sementara itu, kematian bertambah 9.983 jiwa dalam 24 jam terakhir, membuat total seluruhnya menjadi 3.393.456 orang meninggal setelah positif Covid-19.

Laporan kasus harian Covid-19 secara global masih di atas 500 ribu sejak varian baru virus corona dari India B1617 makin meluas ke beberapa negara. Lonjakan kasus telah dialami India sejak pertengahan Maret dan puncaknya pada April ketika kasus harian mencapai ratusan ribu.

Brasil dan Amerika Serikat jadi negara setelah India yang menyumbangkan kasus harian terbanyak. Meski demikian, laporan kasus baru keduanya tetap di bawah 100 ribu. Amerika Serikat bahkan mulai stabil di bawah 50 ribu kasus per hari sejak pekan lalu.

Strategi Pemakaian Vaksin
Lonjakan kasus juga dialami Singapura akibat paparan varian baru virus B1617 tersebut. Selain kembali terapkan pembatasan mobilitas masyarakat, pemerintah Singapura juga atur strategi dalam pemakaian dosis vaksin Covid-19.

Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung menyampaikan, interval antara dosis pertama dan kedua vaksin Covid-19 akan diperpanjang menjadi enam hingga delapan minggu. Pergeseran strategi vaksinasi Singapura untuk memprioritaskan lebih banyak orang yang mendapatkan dosis pertama.

"Kami pastikan kami mendapatkan jumlah orang yang maksimal mendapatkan perlindungan yang baik,” kata Ong.

Masyarakat yang sudah terjadwal untuk dosis kedua tidak akan terpengaruh, kata Ong dalam siaran persnya dikutip Channel News Asia. Meski begitu, pemerintah juga mengharapkan masyarakat bisa sukarela menunda dosis kedua vaksin dan dapat menghubungi pusat panggilan vaksinasi.

Terbatasnya dosis vaksin Covid-19 tak lepas dari lonjakan kasus yang tengah terjadi di India. Sebab, pembuatan vaksin terbesar di duni, Institut Serum India (SII), terdapat di India dan negara tersebut telah membatasi ekspornya sejak pertengahan Maret.

SII menjanjikan pihaknya akan melanjutkan pengiriman vaksin Covid-19 untuk program bantuan vaksin melalui COVAX kepada negara-negara lain mulai akhir tahun ini. SII telah memproduksi ratusan juta dosis vaksin AstraZeneca-Oxford, dengan banyak negara di seluruh dunia, terutama negara-negara yang lebih miskin, sangat bergantung pada perusahaan itu untuk pasokan dosis vaksin.

baca juga

Tetapi pemerintah India mengerem ekspor vaksin karena negara berpenduduk 1,3 miliar itu juga tengah mengalami gelombang kasus baru.

"Kami terus meningkatkan produksi dan memprioritaskan India. Kami juga berharap dapat mulai mengirimkan ke COVAX dan negara lain pada akhir tahun ini," kata pihak SII.

India telah mengekspor hampir 66,4 juta dosis sebagai sumbangan, di bawah pengaturan COVAX ke lebih dari 90 negara, sebelum akhirnya ekspor melambat sejak Maret lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Vaksin Dapat Mencegah 97 Persen Varian Covid-19 India

Ilmuwan Sebut Vaksin Dapat Mencegah 97 Persen Varian Covid-19 India

Tekno | Rabu, 19 Mei 2021 | 09:30 WIB

WHO Tegaskan Angka Vaksinasi Tinggi Bukan Jaminan Pandemi Covid Berakhir

WHO Tegaskan Angka Vaksinasi Tinggi Bukan Jaminan Pandemi Covid Berakhir

Health | Rabu, 19 Mei 2021 | 09:06 WIB

Studi: AstraZeneca Tetap Efektif Meski Melawan Varian Virus Corona India

Studi: AstraZeneca Tetap Efektif Meski Melawan Varian Virus Corona India

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 20:48 WIB

Terkini

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Ikano Unpad Desak Reformasi Hukum Notaris Hadapi Ancaman AI dan Cyber Notary

Ikano Unpad Desak Reformasi Hukum Notaris Hadapi Ancaman AI dan Cyber Notary

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi

Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×