Termasuk pada Aurel, Ini yang Harus dan Tidak Dilakukan ke Orang Keguguran

Rabu, 19 Mei 2021 | 18:30 WIB
Termasuk pada Aurel, Ini yang Harus dan Tidak Dilakukan ke Orang Keguguran
Aurel Hermansyah keguguran

Suara.com - Pasangan muda  Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah tengah berduka. Hal ini disebabkan kerena pasangan suami istri tersebut baru saja kehilangan calon buah hati pertamanya. 

Aurel diketahui baru saja mengalami keguguran, sayangnya komentar warganet sering kali tidak bisa disaring. Padahal keguguran tak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik tetapi juga mental. 

Melansir dari Fatherly, perempuan yang mengalami keguguran sering kali merasakan kesedihan dan kehilangan intensitas yang sama dengan kehilangan besar lainnya. Tingkat kecemasan, depresi, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD) secara klinis terjadi dalam beberapa minggu, bulan, atau tahun setelah keguguran.

Dengan begitu, peran orang terdekat seperti suami dan keluarga sangat penting untuk terus berada di sisi mereka. Oleh karea itu melansir dari Fatherly, berikut apa yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan pada perempuan yang baru mengalami keguguran, antara lain:

1. Yang Harus Dilakukan

  • Meskipun Anda mungkin khawatir akan mengatakan hal yang salah dan membuat mereka semakin kesal, namun mendiamkan mereka dan tidak mengatakan apapun bisa lebih buruk. Itu bisa membuat perempuan merasa Anda tidak peduli atau menganggap kehilangan mereka tidak signifikan. 
  • Dengarkan dan biarkan mereka berduka. Banyak perempuan perlu membicarakan pengalaman mereka. Tanyakan keadaan mereka, sebab beberapa wanita merasa sangat terbantu saat membicarakan perasaan mereka.
  • Dorong mereka untuk berbicara dengan perempuan lain yang pernah mengalami keguguran. Mengetahui bahwa mereka tidak sendiri dan bahwa orang lain memahami perasaan mereka dapat sangat membantu.
  • Tawarkan dukungan praktis, seperti hadiah dan bunga yang  menunjukkan bahwa Anda peduli dan mengakui kehilangannya.
  • Jangan ditahan, sebab perempuan ingin keguguran dibicarakan secara lebih terbuka sehingga mereka tidak merasa sendirian.
Ilustrasi keguguran. (Shutterstock)
Ilustrasi keguguran. (Shutterstock)


2. Yang Tak Boleh Dilakukan

  • Hindari komentar klise yang dapat menyakitkan dan meremehkan kehilangan mereka, seperti "Anda bisa hamil lagi suatu hari".
  • Hindari menyalahkan dan menawarkan nasihat yang tidak diminta. Bersikaplah sensitif dan empati, jangan memberikan nasihat yang bisa membuat wanita merasa bahwa dia yang harus disalahkan.
  • Mengenali bahwa kesedihan tidak memiliki batasan waktu. Tingkat kesedihan perempuan tidak bergantung pada berapa minggu mereka hamil. Tidak apa-apa bagi mereka untuk mengatasi kesedihan di waktu mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI