Waduh! Jantung dan Mata Rawan Rusak Jika Hipertensi Tak Terkontrol

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 20 Mei 2021 | 17:01 WIB
Waduh! Jantung dan Mata Rawan Rusak Jika Hipertensi Tak Terkontrol
ilustrasi mata (getty image)

Suara.com - Penyakit hipertensi berisiko menyebabkan komplikasi yang merusak banyak organ tubuh. Tak heran jika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengategorikan hipertensi sebagai nomor satu penyebab kematian di dunia.

Benarkah mata dan jantung menjadi organ tubuh yang paling rawan rusak karena hipertensi?

"WHO menyatakan bahwa hipertensi adalah penyebab kematian tertinggi. Tidak tanggung-tanggung, disebutkan sebagai number one killer karena hipertensi sebagai penyakit tidak menular yang sekarang menjadi penyebab kematian tertinggi bersama dengan diabetes, kardiovaskuler," kata Ahli Nefrologi Anak Dr. Eka Laksmi Hidayati, Sp.A., dalam siaran lansung Tanya IDAI, Kamis (20/5/2021).

Meski berbahaya, sayangnya gejala hipertensi tidak akan langsung muncul meski tekanan darah terus meningkat. Dokter Eka mengatakan, tubuh manusia memiliki kemampuan adaptasi dan toleransi yang baik dalam segala kondisi.

Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)
Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

Sehingga, gejala hipertensi umumnya baru muncul ketika tekanan darah sudah terlalu tinggi dan tak terkendali.

"Kalau sudah sangat tinggi baru bergejala. Biasanya pusing dan kehilangan pandangan, tiba-tiba tidak bisa melihat. Itu umumnya hal itu terjadi dalam kondisi tensi sangat tinggi. Jadi dalam perjalanannya naik perlahan, umumnya tidak bergejala," jelasnya.

Namun, mengetahui tekanan darah sudah terlalu tinggi justru membahayakan. Sebab bisa meningkatkan risiko kerusakan pada organ lain.

Dokter Eka menjelaskan, dalam rentang waktu tekanan darah meningkat secara perlahan, sebenarnya kerusakan organ sudah mulai terjadi. Kerusakan pertama biasanya terjadi pada jantung dan pembuluh darah kecil di mata.

"Sehingga mata juga pandangannya terganggu secara perlahan," imbuhnya.

Kondisi lebih membahayakan jika tekanan darah meningkat secara drastis.

"Maka bisa terjadi gagal jantung dan gangguan penglihatan mata, tiba-tiba tidak bisa melihat. Dua organ itu yang seringkali jadi sasaran kalau hipertensi tidak terkontrol," kata dokter Eka.

Kondisi itu bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak, baik gejala juga risiko komplikasi. Karenanya, dokter Eka menyarankan agar rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah minimal satu tahun sekali mulai dari usia anak 13 tahun.

"Secara umum hipertensi sebenarnya penyakit paling mudah didiagnosis. Tidak perlu pemeriksaan penunjang, pemeriksaan laboratorium. Hanya butuh pemeriksaan sederhana berupa pemeriksaan tensi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Heart Rate Monitor Terbaik 2026

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Heart Rate Monitor Terbaik 2026

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 16:43 WIB

Bye-bye Mata Panda! 5 Eye Patch Korea untuk Tampilan Mata Lebih Segar

Bye-bye Mata Panda! 5 Eye Patch Korea untuk Tampilan Mata Lebih Segar

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:12 WIB

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:01 WIB

7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung

7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 07:39 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:27 WIB

6 Cara Mengatasi Mata Bengkak: Praktis, Cepat, dan Mudah Diterapkan

6 Cara Mengatasi Mata Bengkak: Praktis, Cepat, dan Mudah Diterapkan

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:50 WIB

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:18 WIB

Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara

Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Review Saksi Mata: Saat Fiksi Bicara Tentang Kebenaran yang Dibungkam

Review Saksi Mata: Saat Fiksi Bicara Tentang Kebenaran yang Dibungkam

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB