Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing Tetap Perlu Asupan Nutrisi Normal

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 25 Mei 2021 | 19:03 WIB
Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing Tetap Perlu Asupan Nutrisi Normal
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Bayi yang terlahir dengan bibir sumbing perlu menunggu hingga usianya tiga bulan untuk bisa menjalani operasi bedah. Bukan hanya usia, berat badan bayi juga perlu mencapai minimal 5 kilogram.

Bukan hal mudah meningkatkan berat badan bayi mencapai 5 kilogram hingga usianya tiga bulan. Terlebih pada bayi bibir sumbing biasanya kesulitan mengisap, sehingga tidak bisa minum susu dari botol ataupun langsung dari ibunya.

"Sehingga butuh perlakukan khusus. Kalau (orangtua) tidak dibekali pengetahuan, anak nanti kekurangan gizi dan jadi tidak tumbuh seperti anak seusianya. Karena diharapkan operasi dilakukan pada usia 3 bulan, itu pun dengan berat badan 5 kilogram," kata dokter bedah dr. Yantoko. Sp. BP., dalam webinar daring, Selasa (25/5/2021).

Jika asupan gizi tidak baik, menurut dr. Yantoko, akan sulit bayi mencapai berat badan lima kilogram saat usianya 3 bulan.

"Jadi pada anak kelainan sumbing, berikan asupan gizi sebagaimana anak normal. Hanya saja caranya beda. Pasti dengan kehati-hatian, kesabaran yang tinggi. Saya berharap orangtua tetap berikan perhatian sama seperti anak-anak lahir normal," ujar dr. Yantoko.

Ia menambahkan, penanganan bibir sumbing cukup dengan menunggu hingga bayi berusia tiga bulan. Selama itu, orangtua cukup memastikan anaknya kecukupan gizi agar tetap tumbuh optimal. Setelah itu, operasi bisa dilakukan dengan memperbaiki bibirnya agar nampak normal.

Sementara pada kelainan langit-langit mulut, dr. Yantoko mengatakan bahwa operasi baru bisa dilakukan ketika bayi berusia di atas 1 tahun.

"Optimalnya 1,5 tahun. Tapi sekarang bisa lebih muda karena diharapkan suara jadi jauh lebih baik. Jadi problemnya ada dua, bibir dan langit-langit. Kalau problem hanya di bibir, bersyukur. Karena kalau langit-langit bagus, pasti suaranya bagus. Tapi kalau langit-langit kena, kita perbaiki juga anatominya. Kalau sudah baik, baru belajar bicara," jelasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Penyebab Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing?

Apa Penyebab Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing?

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 17:30 WIB

Tiap Tahun, Ada 9 Ribu Bayi di Indonesia Lahir dengan Kondisi Bibir Sumbing

Tiap Tahun, Ada 9 Ribu Bayi di Indonesia Lahir dengan Kondisi Bibir Sumbing

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 17:05 WIB

Kampanye Senyummu Sedekahmu Ajak Warga Peduli Anak dengan Bibir Sumbing

Kampanye Senyummu Sedekahmu Ajak Warga Peduli Anak dengan Bibir Sumbing

Press Release | Jum'at, 16 April 2021 | 12:56 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×