Termasuk Sindrom Alice in Wonderland, Ketahui 5 Penyakit Langka dan Misterius

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 27 Mei 2021 | 12:17 WIB
Termasuk Sindrom Alice in Wonderland, Ketahui 5 Penyakit Langka dan Misterius
Ilustrasi Alice in Wondeland. (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai penyakit bisa muncul dengan  gejala dan kondisi tertentu, mulai dari demam, batuk, sakit kepala, dan lain sebagainya. Namun ada beberapa penyakit langka yang memiliki kondisi tak biasa dan jarang terjadi. 

Dalam hal ini melansir dari CNN, berikut beberapa penyakit yang menunjukkan gejala dan kondisi tak biasa hingga misterius, antara lain:

1. Morgellons

Menurut penelitian, Morgellon telah menyerang hampir 14 ribu orang di dunia. Mogellons sendiri adalah masalah pada kulit yang memunculkan koreng dan menimbulkan sensasi menyengat pada kulit. 

Selain itu, penyakit ini menimbulkan serat-serat mirip benang, serabutan kapas atau perban yang muncul di antara koreng. Serat  ini bisa muncul dengan berbagai warna, mulai dari warna putih, merah, biru, hingga hitam. Belum diketahui dengan jelas penyebab penyakit ini. 

Progeria [Foto: Youtube]
Progeria [Foto: Youtube]

2. Progeria

Progeria adalah penyakit bawaan dari lahir, bahkan sejak masih janin. Penderita penyakit fatal ini memiliki penampilan mencolok. Mereka mengalami penuaan dini, terlihat lansia padahal masih anak-anak. Orang dengan kondisi ini rata-rata meninggal di usia 13 tahun. 

Perubahan atau penuaan umumnya terjadi pada kisaran 24 bulan, di mana wajah abnormal seperti wajah kecil yang tidak proporsional, menonjol, mata menonjol dan rahang yang kurang berkembang. Pada usia dua tahun, rambut dari kulit kepala, alis, dan bulu mata hilang.

3. Alergi air

Terjadi pada 30 orang, alergi air atau Aqagenic urtikaria sangat jarang. Kasus ini pernah muncul di Inggris pada bulan April di mana seorang ibu berusia 21 tahun tidak dapat minum air atau terjebak dalam hujan karena kulitnya mengalami ruam terbakar yang menyakitkan.

Dia dapat mandi maksimal hanya dalam 10 detik per minggu dan hanya bisa minum soda. 

Ilustrasi hujan - (Pixabay/JillWellington)
Ilustrasi hujan - (Pixabay/JillWellington)


4. Sindrom aksen asing

Penderita sindrom aksen asing secara ajaib membuat pasien berbicara dalam dialek yang tidak dapat dikenali. Hanya 60 kasus yang pernah direkam.

Dokter awalnya menolaknya sebagai masalah psikiatris, tetapi pada tahun 2002 para ilmuwan di Universitas Oxford, Inggris, mengamati bahwa penderita berbagi kelainan otak yang sama. 

Kasus pertama menyangkut seorang wanita Norwegia pada tahun 1941 yang mengembangkan aksen Jerman  kuat dan dikucilkan dari masyarakat sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Model dengan Kaki Bengkak Sebelah, Ogah Amputasi Meski Sering Diejek

Kisah Model dengan Kaki Bengkak Sebelah, Ogah Amputasi Meski Sering Diejek

Health | Minggu, 23 Mei 2021 | 15:35 WIB

Usai Positif Virus Corona, Anak 5 Tahun Ini Derita Penyakit Langka!

Usai Positif Virus Corona, Anak 5 Tahun Ini Derita Penyakit Langka!

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 13:50 WIB

Penyakit Langka SMAS Membuat Perempuan Inggris Alami Kesakitan Mengerikan

Penyakit Langka SMAS Membuat Perempuan Inggris Alami Kesakitan Mengerikan

News | Senin, 19 April 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB