BPOM Pastikan Vaksin AstraZeneca Nomor Bets CTMAV 547 Aman Digunakan

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 27 Mei 2021 | 16:13 WIB
BPOM Pastikan Vaksin AstraZeneca Nomor Bets CTMAV 547 Aman Digunakan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperlihatkan vaksin COVID-19 Astrazeneca saat vaksinasi kepada kyai Nahdlatul Ulama (NU) di Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/3/2021). ANTARA FOTO/Moch Asim

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memastikan vaksin AstraZeneca dengan nomor bets CTMAV 547 bisa digunakan kembali untuk program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Sebelumnya, vaksin pabrikan Inggris dengan nomor bets tersebut mendapat perhatian khusus akibat seelah kasus kematian Trio Fauqi Virdaus, yang terjadi sesaat setelah mendapatkan vaksinasi.

"Vaksin Covid-19 AstraZeneca nomor bets CTMAV 547 dapat digunakan kembali," tulis BPOM RI melalui siaran persnya kepada Suara.com, Kamis (27/5/2021).

Keputusan ini disampaikan setelah BPOM bersama Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan KIPI (Komnas PP KIPI), Komisi Daerah (Komda) PP KIPI memastikan tidak ada hubungan antara KIPI serius yang dilaporkan dengan vaksin AstraZeneca bets CTMAV 547.

Kepastian itu didapat setelah pada vaksin tersebut dilakukan uji sterilitas (kebersihan produk dari mikroorganisme hidup) dan uji toksisitas (adanya potensi merusak).

Pada 25 Mei 2021 lalu Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN) BPOM merilis hasil laporan pengujian tersebut.

Ditemukan saluran toksisitas abnormal atau tidak zat yang berpotensi memicu kerusakan. Sedangkan sterilitas vaksin tersebut dipastikan sesuai mutu dan aman digunakan.

Hasil ini dikatakan selaras dengan pernyataan Ketua Komnas KIPI, Hindra Iriawan yang ikut memastikan KIPI serius yang dilaporan tidak berkaitan dengan vaksin AstraZeneca bets CTMAV 547.

"Kasus KIPI terakhir yang sudah kami pilih, setelah mengkaji data rekam medis pasien, dan pemeriksaan laboratorium, bisa jadi kasus tersebut disebabkan oleh penyebab lain, tidak terkait dengan vaksin AstraZeneca,” kata Hindra pada Selasa, 25 Mei 2021.

baca juga

Sebelumnya, sempat ramai kasus kematian Trio Fauqi Virdaus, lelaki berusia 22 tahun domisili Jakarta Timur yang diberitakan meninggal dunia setelah satu hari menerima vaksin AstraZeneca. 

Awalnya setelah divaksin Trio merasakan demam dan lemas, kondisi berlanjut hingga keesokan harinya, sempat dibawa ke rumah sakit namun tidak terselamatkan dan meninggal pukul 12.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM RI Sampaikan Hasil Pengujian Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547, Apa Katanya?

BPOM RI Sampaikan Hasil Pengujian Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547, Apa Katanya?

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 15:45 WIB

5 Tips Aman Wisata di Tengah Pandemi Covid-19 Meski Telah Melakukan Vaksinasi

5 Tips Aman Wisata di Tengah Pandemi Covid-19 Meski Telah Melakukan Vaksinasi

Lifestyle | Kamis, 27 Mei 2021 | 14:04 WIB

Cara Daftar Vaksinasi COVID-19 di RSUD Depok, Ada Syarat Harus Dipenuhi

Cara Daftar Vaksinasi COVID-19 di RSUD Depok, Ada Syarat Harus Dipenuhi

Bogor | Kamis, 27 Mei 2021 | 11:54 WIB

Terkini

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×