Hindari Karbo, Makan Malam Protein Nabati Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung 10 Persen

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 28 Mei 2021 | 17:15 WIB
Hindari Karbo, Makan Malam Protein Nabati Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung 10 Persen
Ilustrasi makan malam (Pexels/Ella Olsson)

Suara.com - Para peneliti mengatakan menu makan malam yang penuh dengan protein nabati, lemak dan karbohidrat sehat justru lebih baik dibandingkan makan daging dan karbohidrat olahan.

Karena, menu makan malam penuh dengan protein nabati, lemak dan karbohidrat sehat itu bisa mengurangi risiko penyakit jantung hingga 10 persen.

Sebuah tim peneliti yang berafiliasi dengan Universitas Kedokteran Harbin di China telah menerbitkan temuannya ini di The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism kemarin Rabu, (26/5/2021).

Mereka menemukan hal ini setelah mengambil data diet dari 27.911 orang dewasa Amerika yang diwawancari dalam Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional.

Kemudian, para peneliti mempelajari berbagai makronutrien (lemak, karbohidrat dan protein) yang dikonsumsi para peserta saat makan malam dan ketika sarapan, serta risiko penyakit kardiovaskular masing-masing peserta.

Ilustrasi penyakit jantung/freepik/jcomp
Ilustrasi penyakit jantung/freepik/jcomp

Hasil peneliti menunjukkan bahwa orang yang makan karbohidrat berkualitas rendah memiliki risiko serangan jantung lebih tinggi dan nyeri dada yang disebut angina.

Orang yang mengonsumsi protein hewani mengalami peningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan angina. Sebaliknya, konsumsi asam lemak tak jenuh juga dikaitkan dengan penurunan risiko stroke.

"Waktu makan dengan kualitas makanan yang sama adalah faktor penting untuk dipertimbangkan ketika Anda mencari cara untuk menurunkan risiko penyakit jantung," kata penulis studi Ying Li dari Universitas Kedokteran Harbin dikutip dari Fox News.

Studi kami menemukan orang yang makan malam penuh dengan protein nabati, karbohidrat utuh dan lemak tak jenuh mengalami penurunan risiko penyakit jantung 10 persen.

baca juga

"Karena itu, kami menyarankan konsumsi makanan sehat bagi Anda yang berisiko tinggi menderita penyakit jantung. Tapi, kami menemukan bahwa makan daging dan karbohidrat olahan untuk sarapan daripada makan malam berkaitan dengan risiko menderita penyakit jantung yang lebih rendah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Turunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular: Hindari Konsumsi Daging Saat Makan Malam!

Tips Turunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular: Hindari Konsumsi Daging Saat Makan Malam!

Health | Jum'at, 28 Mei 2021 | 10:24 WIB

Deteksi Mandiri Risiko Penyakit Jantung, Tes Ibu Jari Layak Jadi Opsi, Begini Caranya

Deteksi Mandiri Risiko Penyakit Jantung, Tes Ibu Jari Layak Jadi Opsi, Begini Caranya

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 16:37 WIB

Tunjukkan Beragam Sushi di Jepang, Ada Abalone Hidup dan Daging Kuda

Tunjukkan Beragam Sushi di Jepang, Ada Abalone Hidup dan Daging Kuda

Lifestyle | Kamis, 27 Mei 2021 | 08:22 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Agustus 2026: Ada Naga hingga Monyet

4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Agustus 2026: Ada Naga hingga Monyet

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!

Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK

Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

×