Kontroversi Asal-usul Virus Corona, AS Percaya dengan Teori Kebocoran Laboratorium Wuhan

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 29 Mei 2021 | 20:25 WIB
Kontroversi Asal-usul Virus Corona, AS Percaya dengan Teori Kebocoran Laboratorium Wuhan
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Seorang pejabat tinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa penyelidikan tentang asal-usul virus corona Covid-19 sedang diracuni oleh politik, dalam konferensi pers, Jumat (28/5/2021).

Beberapa hari terakhir WHO berada di bawah tekanan dari pejabat Amerika Serikat dan Eropa untuk 'melihat' lagi apakah virus corona bisa lolos dari laboratoium di Wuhan, China.

Hal itu dipicu oleh terungkapnya laporan rahasia intelijen AS yang berisi laporan tiga peneliti di laboratorium Wuhan memeriksakan diri ke rumah sakit akibat sakit dengan gejala mirip Covid-19 pada November 2019.

Dua hari sebelumnya, Rabu (26/5/2021), Presiden Amerika Joe Biden mengumumkan bahwa ia sudah memerintahkan badan-badan intelijen untuk melakukan laporan analisis paling mutakhir tentang asal-usul Covid-19.

Salah satu isi laporannya adalah apakah SARS-CoV-2 muncul dari kontak manusia dengan hewan yang terinfeksi atau dari kecelakaan di laboratorium, yang menyebabkan kebocoran.

Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]
Ilustrasi laboratorium. [Shutterstock]

Direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Mike Ryan, pun menanyakan apakah masing-masing negara dapat memisahkan politik dari sains.

“Menempatkan WHO pada posisi seperti yang telah dilakukan sangat tidak adil bagi sains yang kami coba lakukan, dan itu menempatkan kami sebagai sebuah organisasi, sejujurnya, dalam posisi yang mustahil untuk memberikan jawaban yang diinginkan dunia,” kata Ryan, dilansir CNBC.

WHO telah berulang kali dituduh mengizinkan pemerintah China menghindari penyelidikan menyeluruh terhadap asal-usul Covid-19.

Hipotesis bahwa Covid-19 berasal dari laboratorium virologi Wuhan pada awalnya dianggap sebagai teori konspirasi sayap kanan, tetapi telah mendapatkan daya tarik dalam beberapa pekan terakhir.

baca juga

Mayoritas komunitas intelijen percaya bahwa masuk akal apabila virus berasal dari laboratorium dan hewan. Sementara itu, pejabat kesehatan federal terus mempertahankan teori mereka, yakni bahwa virus kemungkinan besar berasal dari zoonosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Vietnam Umumkan 3.600 Orang Terpapar Virus Corona Varian Baru

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Vietnam Umumkan 3.600 Orang Terpapar Virus Corona Varian Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Mei 2021 | 14:21 WIB

Canggih, Peneliti Temukan Nanobodi Hirup, Bisa Lawan Virus Corona pada Hamster

Canggih, Peneliti Temukan Nanobodi Hirup, Bisa Lawan Virus Corona pada Hamster

Health | Jum'at, 28 Mei 2021 | 16:04 WIB

Lagi, Varian Baru Virus Corona Thailand Terdeteksi di Inggris

Lagi, Varian Baru Virus Corona Thailand Terdeteksi di Inggris

Health | Jum'at, 28 Mei 2021 | 15:20 WIB

Terkini

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Airlangga Janji Pertalite Tidak Akan Ada Kenaikan Sampai Desember

Airlangga Janji Pertalite Tidak Akan Ada Kenaikan Sampai Desember

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram

Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi

Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:53 WIB

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan

Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:45 WIB

×