Tak Perlu Nyalakan AC, Ini 3 Cara Membuat Tidur Nyenyak saat Musim Panas!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 01 Juni 2021 | 10:50 WIB
Tak Perlu Nyalakan AC, Ini 3 Cara Membuat Tidur Nyenyak saat Musim Panas!
Ilustrasi tidur. [Pexels]

Suara.com - Kebanyakan orang akan menyalakan AC atau kipas angin ketika tidur dalam cuaca panas. Tapi, sebenarnya ada banyak cara untuk membuat kamar tetap sejuk selama musim panas.

Antonio Dengra, CEO di Rointe, mengatakan suhu optimal untuk rumah yang nyaman dan sejuk adalah 21 derajat celcius. Karena itu, penting untuk membuat kamar tidur yang lebih sejuk supaya tidur nyenyak selama musim panas.

Tapi, Anda juga tidak perlu membuka jendela untuk menjaga kamar tetap sejuk dan dingin selama musim panas. Adam Pawson, Kepala Digital di Safestyle, mengatakan membuka jendela untuk membuat kamar tetap sejuk tanpa AC dan kipas itu bukanlah pilihan terbaik.

Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa membuka jendela. Anda bisa atau tidaknya membuka jendela kamar tergantung pada posisinya.

"Jika jendela menghadap ke selatan, sebaiknya tutup gorden atau buka jendela pada posisi ventilasi yang umum untuk memungkinkan udara masuk. Jika jendela Anda menghadap ke utara, Anda disarankan untuk menutupnya guna menghindari udara panas masuk," kata Adam dikutip dari Express.

Berikut ini, ada beberapa cara untuk membuat kamar tidur lebih sejuk selama musim panas.

Ilustrasi tidur (Unsplash/Gregory Pappas)
Ilustrasi tidur (Unsplash/Gregory Pappas)

1. Memilih kasur yang tepat

Jonathan Warren, direktur spesialis tempat tidur di Time4Sleep, menekankan betapa pentingnya memilih kasur yang nyaman dan tepat untuk membantu tidur lebih nyenyak selama musim panas.

Karena, ada sejumlah pilihan kasur yang bisa membantu mengatur suhu tubuh. Secara umum, kasur dengan bahan alami yang tinggi, seperti wol, kapas atau bambu termasuk pilihan tepat bagi Anda yang kesulitan tidur ketika musim panas.

Sebab, bahan kasur yang alami cenderung lebih dingin dan hipoalergenik. Selain itu, Anda juga bisa memilih kasur busa yang memiliki teknologi pengatur suhu tubuh dan membantu Anda tetap merasakan sejuk selama tidur di musim panas. Bahkan kasus ini juga bisa menghangatkan tubuh ketika musim dingin.

2. Mengganti seprai

Cara lain untuk tidur nyenyak selama musim panas adalah gunakanlah seprai yang berbahan alami agar lebih dingin. Seprai yang tipis dan ringan bisa membantu tubuh lebih nyaman, dingin dan tidak berkeringat selama tidur di musim panas.

Lucy Ackroyd, Kepala Desain di Christy England, mengatakan seprai kapas murni memiliki manfaat sensorik dan bisa bernapas secara alami. Seprai beebahan dasar kapas juga bisa membantu mengatur suhu dan tingkat kelembapan saat Anda tidur, berbeda dengan serat sintetis.

"Tidak hanya itu, kain dengan jumlah benang tinggi lebih halus di kulit, sehingga lebih nyaman dan tidak kasar di kulit, terutama pada pakaian tidur," jelasnya.

Anda bisa mencoba seprai percale daripada seprai satin, karena dibuat dengan tenunan yang lebih longgar dan jauh lebih dingin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui 7 Aturan Feng Shui untuk Penempatan Interior Kamar Tidur

Ketahui 7 Aturan Feng Shui untuk Penempatan Interior Kamar Tidur

Your Say | Sabtu, 29 Mei 2021 | 18:16 WIB

6 Penyebab Ngiler Saat Tidur

6 Penyebab Ngiler Saat Tidur

Jakarta | Sabtu, 29 Mei 2021 | 10:10 WIB

Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Dinkes Jateng Sebut RSUD Telah Menambah Tempat Tidur

Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Dinkes Jateng Sebut RSUD Telah Menambah Tempat Tidur

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Mei 2021 | 20:05 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB