Caca Tengker Coba Terapkan Pola Asuh Organik, Apa Manfaatnya?

Risna Halidi Suara.Com
Senin, 31 Mei 2021 | 19:05 WIB
Caca Tengker Coba Terapkan Pola Asuh Organik, Apa Manfaatnya?
Caca Tengker dan Anak [Instagram]

Suara.com - Makanan organik banyak digemari oleh masyarakat dunia. Selain rasanya yang dinilai lebih segar dan enak, sumber dan proses pengolahan makanan organik juga diklaim terjamin bebas dari pestisida dan hormon pertumbuhan lain yang berbahaya.

Dikatakan, hormon pertumbuhan pada makanan non-organik dapat menimbulkan risiko intoleransi atau alergi pada tubuh.

Di Indonesia, ibu muda dianggap memiliki kesadaran lebih tinggi akan pentingnya konsumsi makanan organik. Hal tersebut sesuai dengan riset yang dirilis Kantar pada tahun 2020, A Guide to Tap into New Generation Moms.

Tercatat, sepertiga ibu Indonesia yang memiliki anak di bawah umur 6 tahun adalah generasi milenial atau usia 25 sampai 40 tahun dan centennials atau di bawah 25 tahun.

Ibu-ibu muda tersebut memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan anak secara menyeluruh, maka permintaan terhadap pangan berbahan alami meningkat sangat pesat.

Hal ini yang diungkapkan oleh adik Nagita Slavina, Caca Tengker dalam acara peluncuran Puregrow Organik, Senin (31/5/2021).

Caca mengakui ia mulai menerapkan gaya pola asuh organik pada buah hatinya, Ansara.

"Aku mulai sadar dengan pentingnya gaya hidup organik sejak nikah kemudian mau program untuk kehamilan. Akhirnya sekarang pun aku mencoba membiasakan anakku lebih dekat dengan gaya hidup yang alami, yang non-artifisial," katanya.

Ia menuturkan, mengonsumsi makanan organik telah memberikan manfaat yang besar bagi kebugaran dan kesehatan tubuh. "Terasa banget manfaatnya karena bikin jadi lebih sehat dan segar," paparnya.

Baca Juga: Atta Halilintar Meraup Rp3,8 Miliar Perbulan Dari Youtube, Netizen: Hasil Jual Masalah

Menurut Head of Marketing Puregrow Organik Anastasia Damayanti, gaya pola asuh organik juga  lebih mengutamakan kedekatan alami atau natural bond antara orangtua dan anak-anaknya.

Dengan memberikan makanan organik ke anak, kata Damayanti, anak akan mendapatkan stimulus alami seperti sensorik dan motorik, sekaligus membiasakan anak mengenal rasa alami susu tanpa tambahan sukrosa maupun perisa.

Untuk itu, Anastasia menganggap penting bagi orangtua memberikan susu organik pada anak.

"Ini memicu semangat kami lebih lagi untuk semakin gencar menyampaikan baiknya pangan organik sambil mengingatkan para ibu untuk mengenalkan segala hal yang alami sejak dini sebagai fundamental gaya hidup yang baik untuk si kecil di masa mendatang," pangkas Anastasia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI