Ilmuwan Israel Temukan Hubungan Antara Vaksin Pfizer dengan Miokarditis

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 03 Juni 2021 | 08:17 WIB
Ilmuwan Israel Temukan Hubungan Antara Vaksin Pfizer dengan Miokarditis
Ilustrasi vaksin Pfizer (Pixabay/qimono)

Suara.com - Kementerian Kesehatan Israel telah mengumumkan adanya kemungkinan hubungan antara vaksin Pfizer dengan peradangan jantung atau miokarditis di antara pria usia 16 hingga 30 tahun.

Tiga tim ahli telah menyelidiki hubungan potensial dengan kasus miokarditis dan menyerahkan temuannya ke kementerian. Hasil penyelidikan ini melibatkan 275 kasus miokarditis yang dilaporkan sejak Desember 2020 hingga Mei 2021, yang mana 148 kasus di antaranya terjadi sekitar waktu vaksinasi.

Sekitar 27 kasus miokarditis muncul setelah suntikan pertama vaksin Covid-19. Sedangkan 121 kasus miokarditis terjadi setelah pemberian suntikan kedua vaksin Covid-19.

Hampir semua kasus ringan dan sebagian besar terjadi pada pria muda usia 16 hingga 19 tahun setelah suntikan kedua vaksin Covid-19. Kondisi ini biasanya juga membutuhkan rawat inap di rumah sakit selama 4 hari.

"Ada beberapa kemungkinan hubungan antara suntikan kedua vaksin Covid-19 dengan miokarditis di antara pria muda usia 16 hingga 30 tahun," jelas pengumuman Kementerian Kesehatan Israel dikutip dari Fox News.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Mereka menyatankan hubungan ini ditemukan lebih kuat di antara kelompok usia muda, yakni 16 hingga 19 tahun dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.

Mereka menyimpulkan kejadian ini menjadi lebih lemah seiring bertambahnya usia seseorang yang suntik vaksin Covid-19. Dalam kebanyakan kasus, miokarditis merupakan bentuk penyakit ringan yang menular dalam waktu singkat.

Meski begitu, pemerintah Israel tetap membentuk satuan tugas untuk memperluas vaksinasi kepada remaja setelah laporan tersebut. Komite kementerian juga tetap menyetujui vaksinasi untuk remaja.

“Komite memberi lampu hijau untuk memvaksinasi anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun, dan mungkin mulai minggu depan,” Nachman Ash, koordinator respons pandemi Israel.

Nachman mempertegas bahwa kemanjuran vaksin Covid-19 masih lebih besar peluangnya dibandingkan dengan risikonya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga aktif memantau laporan kasus miokarditis setelah vaksinasi di AS tapi belum menentukan hubungan keduanya.

Namun, lebih dari 56 persen populasi Israel telah mendapatkan vaksin Covid-19. Negara ini juga sempat dipuji karena peluncuran vaksinnya yang cepat dan vaksin Pfizer terbukti mengurangi kasus infeksi, rawat inap dan kematian akibat Covid-19 secara drastis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Viral Video Warga Indonesia Disuntik Vaksin Covid-19 Kosong, Ini Kebenarannya!

Cek Fakta: Viral Video Warga Indonesia Disuntik Vaksin Covid-19 Kosong, Ini Kebenarannya!

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 06:15 WIB

Berhasil Ciptakan Vaksin Covid-19, Sekarang Pfizer Bikin Obatnya!

Berhasil Ciptakan Vaksin Covid-19, Sekarang Pfizer Bikin Obatnya!

Health | Selasa, 01 Juni 2021 | 22:00 WIB

Masih Bisa Positif Covid-19 Meski Sudah Punya Antibodi, Apa Vaksin Sia-Sia?

Masih Bisa Positif Covid-19 Meski Sudah Punya Antibodi, Apa Vaksin Sia-Sia?

Health | Selasa, 01 Juni 2021 | 18:23 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB