Lagi, WHO Tegaskan Virus Corona Penyebab Covid-19 Bukan Buatan Manusia

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 03 Juni 2021 | 07:51 WIB
Lagi, WHO Tegaskan Virus Corona Penyebab Covid-19 Bukan Buatan Manusia
Ilustrasi virus corona (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Asal usul virus Corona masih menjadi topik pembahasan ilmuwan di seluruh dunia. Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menegaskan kaitan virus penyebab Covid-19 bukan buatan manusia.

Dilansir ANTARA, ahli virologi Rusia sekaligus pakar WHO, Dmitry Lvov, menyebut kekhawatiran tentang Covid-19 adalah buatan mausia tidak memiliki dasar ilmiah apapun.

"Virus corona mulanya berkaitan dengan kelelawar. Seseorang dapat terinfeksi baik di ruangan di mana kelelawar menginap semalaman atau di gua tempat kelelawar biasanya hidup berkerumun," katanya.

Sekitar 150 virus telah ditularkan dari hewan ke manusia selama penjinakkan hewan liar, kata Lvov kepada salah satu program TV Rusia pekan lalu.

"Seseorang bisa saja mengonsumsi daging dari hewan yang mempunyai hubungan ekologis dengan kelelawar, sehingga menjadi sumber utama infeksi", lanjutnya.

Dugaan tentang virus Corona merupakan buatan manusia berasal dari adanya laboratorium virologi di kota Wuhan, China, tempat pertama kali COvid-19 ditemukan.

Institut Virologi Wuhan (WIV) adalah fasilitas penelitian dengan keamanan tinggi yang mempelajari patogen di alam yang berpotensi menginfeksi manusia dengan penyakit baru yang mematikan dan eksotis.

Laboratorium itu telah melakukan pekerjaan ekstensif pada virus yang dibawa kelelawar sejak wabah internasional SARS-CoV-1 2002, yang dimulai di China, menewaskan 774 orang di seluruh dunia. Pencarian asal-usulnya menyebabkan beberapa tahun kemudian ditemukannya virus mirip SARS di gua kelelawar China barat daya.

Institut tersebut mengumpulkan materi genetik dari satwa liar untuk percobaan di laboratorium Wuhan. Para peneliti bereksperimen dengan virus hidup pada hewan untuk mengukur kerentanan manusia.

Baca Juga: Ini 10 Nama Baru Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian WHO

Untuk mengurangi risiko patogen lolos secara tidak sengaja, fasilitas tersebut seharusnya menerapkan protokol keselamatan yang ketat, seperti pakaian pelindung dan penyaringan udara super. Tetapi bahkan tindakan yang paling ketat pun tidak dapat menghilangkan risiko semacam itu.

Bagi beberapa ilmuwan, pelepasan patogen berbahaya melalui pekerja laboratorium yang ceroboh adalah hipotesis yang masuk akal tentang bagaimana pandemi dimulai dan memerlukan penyelidikan.

Laboratorium Wuhan, fasilitas penelitian SARS terkemuka di China, tidak jauh dari Pasar Makanan Laut Huanan, yang pada awal krisis kesehatan disebut-sebut sebagai tempat yang paling memungkinkan terjadinya penularan virus dari hewan ke manusia. Pasar tersebut juga merupakan lokasi peristiwa penyebar COVID-19 pertama yang diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI