Heboh Dokter Sebut Hati Ayam dan Sapi Tidak Sehat untuk MPASI, Ini Kata Ahli Gizi

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 09 Juni 2021 | 06:55 WIB
Heboh Dokter Sebut Hati Ayam dan Sapi Tidak Sehat untuk MPASI, Ini Kata Ahli Gizi
MPASI dari hati ayam. (Dok. elements/envato)

Suara.com - Jeroan, seperti hati ayam atau hati sapi sebagai menu MPASI bayi maupun makanan sehari-hari anak tengan menjadi perdebatan. Setelah, seorang Spesialis gizi mengatakan bahwa hati termasuk makanan yang tidak sehat.

DR. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK(K), Spesialis Gizi Klinik, mengatakan hati ayam ataupun hati sapi adalah makanan yang tidak sehat untuk dikonsumsi anak-anak. Bahkan, ia menyebut hati yang dipercaya tinggi nutrisi dan baik untuk anak-anak itu hanyalah mitos belaka.

"Itu mitos (kalau hati lebih sehat daripada daging). Karena, hati itu sebenarnya salah satu organ jeroan yang sangat tinggi kolesterol. Hati itu fungsinya di dalam tubuh makhluk hidup untuk detoksifikasi, yakni menetralisir zat-zat beracun atau berbahaya yang dimakan oleh hewan tersebut," kata DR. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK(K), Spesialis Gizi Klinik dalam acara Ayo Hidup Sehat TV One.

Pernyataan dr Samuel tentang hati ayam maupun sapi itu pun menjadi viral di media sosial TikTok dan Instagram, serta menjadi perdebatan. Apalagi, ia juga menyatakan memberi anak makan hati ayam atau sapi sama halnya memberi zat-zat berbahaya yang menumpuk di hati hewan.

Hati ayam dinilai tidak baik (TikTok/@tonibss)
Hati ayam dinilai tidak baik (TikTok/@tonibss)

"Ya salah (memberi anak makan hati), sebenarnya nggak boleh. Karena, hati kolesterol tinggi dan mengandung zat-zat yang berbahaya yang dimakan sama hewan tersebut dan diolah di dalam hati. Sisa-sisanya itu sama saja diberikan ke anak," jelasnya.

Tetapi, pandangan dr Samuel itu lantas dibantah oleh DR. dr. Tan Shot Yen, M. Hum, seorang ahli gizi yang mengatakan hati ayam yang penuh racun pastinya pantang dijual dan ayam yang memiliki hati penuh racun juga pasti sakit.

Dr Tan juga menjelaskan bahwa hati ayam sangat boleh ditambahkan dalam menu MPASI anak. Karena, hati ayam mengandung zat besi yang tingginya 7 kali lipat dibandingkan daging sapi. Bahkan, ia memberi tahu untuk memiliki hati ayam yang segar, merah tua, licin tidak bergerindil dan tidak amis.

"Saya marah beneran jika bangsa kita disuruh jadi pemakan suplemen dan kemasan. Sementara di luar sana orang-orang asing menikmati kekayaan alam kita. Silahkan buka banyak jurnal tentang MPASI yang sehat, murah dengan pangan lokal seperti hati ayam," ujar Dr Tan dalam story Instagramnya @drtanshotyen.

Dr Tan jelaskan soal hati ayam (Instagram/@drtanshotyen)
Dr Tan jelaskan soal hati ayam (Instagram/@drtanshotyen)

Selain itu, Dr Tan juga membantan anggapan bahwa hati yang menjadi tempat zat-zat berbahaya maupun beracun. Menurutnya, hati ayam maupun sapi yang sehat pastinya tidak penuh dengan racun.

baca juga

Sebab, jenis racun atau apapun yang dikonsumsi oleh hewan akan dipecah komponennya, dinetralisir dan dibuang melalui usus atau saluran kencing. Hati akan menjadi sakit jika dibebani terus-menerus dalam waktu lama.

"Hati hewan potong termasuk ayam dan sapi bekerja dengan cara yang sama. Jika hatinya rusak dan sakit pasti hewan ternak juga nampak sakit. Jadi, pasti tidak lolos skrining hewan potong," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Sulit Makan Saat MPASI, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Bayi Sulit Makan Saat MPASI, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 14:10 WIB

Punya Protein Tak Kalah Tinggi dari Dagingnya, Jeroan Ikan Jangan Dibuang

Punya Protein Tak Kalah Tinggi dari Dagingnya, Jeroan Ikan Jangan Dibuang

Lifestyle | Senin, 30 November 2020 | 14:12 WIB

Mona Ratuliu Tak Tega Lihat Anaknya Sembelit, Begini Cara Mengatasinya!

Mona Ratuliu Tak Tega Lihat Anaknya Sembelit, Begini Cara Mengatasinya!

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 05:50 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×