Array

Bayi Sulit Makan Saat MPASI, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Rabu, 24 Februari 2021 | 14:10 WIB
Bayi Sulit Makan Saat MPASI, Bisa Jadi Ini Sebabnya
Bayi Sulit Makan MPASI. (Shutterstock)

Suara.com - Sulit makan jadi permasalahan umum yang terjadi pada anak usia di bawah satu tahun. Lantaran anak juga belum bisa bicara dengan jelas, sehingga terkadang membuat orangtua bingung mengetahui penyebab anak enggan makan.

Biasanya anak akan enggan membuka mulutnya ketika disuapi makanan. Atau juga mengeluarkan kembali makanan yang sudah di dalam mulut.

Menurut dokter spesialis anak dr. Andreas, M.Ked(Ped). Sp.A., kondisi itu terjadi kemungkinan karena anak mengalami trauma makan. 

"Saya pastikan anaknya mengalami trauma makan," kata dokter Andreas saat siaran langsung Instagram bersama Dunia Parenting, Rabu (24/2/2021).

Bayi MPASI. (Shutterstock)

Untuk mengatasi anak trauma makan, dokter Andreas menyarankan agar orangtua mengubah suasana ketika waktu makan. Selain itu, tempat makan yang digunakan juga bisa diganti, makan bersama dengan anak lain yang seumuran, juga bergantian orang yang memberi makan. 

"Kalau bisanya mamanya yang ngasih makan, suruh aja bapaknya yang kasih makan. Karena anak itu pasti takut sama mamanya (kalau alami trauma makan). Karena kadang ibu-ibu itu kan geregetan kalau anak gak mau makan atau makannya diemut," kata dokter Andreas.

Mengemut makanan sebenarnya hal yang wajar dilakukan oleh bayi. Menurut dokter Andreas, kondisi itu biasanya terjadi ketika anak berusia 6-12 bulan, ketika masih masa MPASI. Saat masa itu, anak juga masih dalam masa mengenal rasa. Sehingga terkadang menyukai sensasi rasa di dalam mulutnya.

Untuk mengatasinya, orangtua bisa mengajak anak makan bersama sehingga bisa sekaligus memberikan contoh suapan makanan yang sesuai. 

"Latihan bersama anak. Jika anak menggigit dan melepehnya, beritahukan pada anak bahwa itu berlebihan.juga pegang makanan dan letakan di sekitar geraham, lalu tunggu sampai digigit," saran dokter Andreas dikutip dari unggahannya di media sosial.

Baca Juga: Ngeluh Dengar Tangisan Bayi di Pesawat, Pria Ini Dihujat: Tak Tahu Simpati!

Ajak secara perlahan agar anak menelan makanannya. Bisa dibantu dengan memintanya minum air langsung dari gelasnya. Dokter Andreas menyarankan, jangan minum pakai sedotan. Minum langsung dari gelas justru bisa sekaligus mendorong makanan.

"Katakan jika tidak bisa ditelan boleh dilepehkan," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI