alexametrics

Sempat Trending Lagi di Google, Berikut Cara Screening Anosmia di Rumah

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana
Sempat Trending Lagi di Google, Berikut Cara Screening Anosmia di Rumah
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

Anosmia atau kehilangan penciuman akibat virus corona Covid-19 sempat trending lagi, gimana sih cara memastikannya?

Suara.com - Masalah pembauan belakangan kembali menjadi tren kembali di pencarian google. Kondisi ini merupakan salah satu gejala infeksi virus corona yang biasa disebut dengan anosmia

Melansir dari CNN, anosmia terjadi secara tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan. Diperkiraan bahwa 44 persen hingga 77 persen orang dengan Covid-19 kehilangan indera penciuman mereka.

Tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa mereka telah kehilangan indera penciuman sampai mereka secara aktif mencoba mencium sesuatu yang khas seperti lilin beraroma. 

"Inilah sebabnya mengapa kami mendorong orang untuk secara aktif mencoba mencium bau setiap hari," ujar John E Hayes, profesor ilmu pangan di Universitas Pennsylvania. 

Baca Juga: Cegah Penularan Covid-19 di Sekolah, Begini Saran Kemendikbudristek

Profesor Hayes menyatakan bahwa skrinning atau tes penciuaman sangat penting di masa pandemi. 

Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)


"Faktor paling penting untuk alat skrining Covid-19 yang efektif adalah frekuensi dan kecepatan, dengan sensitivitas uji menjadi sekunder," kata Profesor Hayes. 

Dalam hal ini, Profesor Hayes menyatakan bahwa mudah untuk memeriksa indra penciuman Anda.

"Misal dengan sekantong kopi atau teh di dapur  atau bahkan sebatang sabun di kamar mandi," kata Profesor Hayes. 

Menurut Hayes, melacak kehilangan bau yang tiba-tiba bahkan dapat digunakan untuk pemantauan tingkat populasi dari kasus Covid-19 di suatu negara atau wilayah

Baca Juga: Puluhan Warga Positif COVID-19, RW 03 Sumur Batu Lockdown

"Tentu saja, tidak ada program skrining yang akan menangkap 100 persen kasus. Sangat penting bagi individu untuk terus mempraktikkan perilaku reduksi bahaya lainnya.  NamunTetap saja, kami mendorong Anda untuk melihat perubahan penciuaman dengan teliti," pungkasnya. 

Komentar