Update Covid-19 Global: Penyebaran Varian Virus Delta Jadi Ancaman Serius Bagi Inggris

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 13 Juni 2021 | 10:27 WIB
Update Covid-19 Global: Penyebaran Varian Virus Delta Jadi Ancaman Serius Bagi Inggris
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam satu pekan terakhir, jumlah kasus Covid-19 di dunia tercatat bertambah 2,7 juta. Dikutip dari situs worldometers, penambahan kasus positif mingguan sebenarnya turun 13 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya yang mencapai 3,1 juta dalam 7 hari.

Sehingga total kasus positif Covid-19 per Minggu (13/6) pukul 07.00 WIB tercatat ada sebanyak 176,38 juta tersebar di sekitar 221 negara. Sudah 3,81 juta orang meninggal akibat Covid-19 selama 1,5 tahun virus corona menyebar secara global. 

Meski begitu, jumlah orang yang berhasil sembuh juga terus bertambah dari hari ke hari dan kini telah mencapai 160,34 juta kasus dinyatakan negatif Covid-19. Sampai sekarang tersisa 12,23 juta orang di dunia yang masih positif Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Kabar mengkhawatirkan datang dari Inggris yang tengah was-was dengan ancaman serius akibat varian Delta virus corona. Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 dan rawat inap di Inggris menjadi masalah serius dan perhatian serius, kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Ia mengaku, kurang optimis untuk membuka aturan lockdown.

"Jelas bahwa varian India lebih mudah menular dan juga benar bahwa kasusnya meningkat, dan tingkat rawat inap juga meningkat," katanya kepada Sky News.

"Sekarang, kami tidak tahu persis sejauh mana hal itu akan menyebabkan kematian tambahan, tetapi jelas ini masalah yang serius, perhatian serius," imbuhnya.

Johnson diperkirakan baru pada Senin besok akan menetapkan lockdown yang rencananya berakhir pada 21 Juni akan dicabut atau dilanjutkan.

Pemerintah Inggris selalu mengatakan keputusan pada setiap tahap pembukaan kunci bergantung pada data, dan awal pekan ini perdana menteri memperingatkan tentang peningkatan kasus positif.

Hari ini, Inggris melaporkan 7.738 kasus positif baru Covid-19 baru. Data Kemenkes setempat juga menunjukan bahwa angka reproduksi dan tingkat pertumbuhan harian meningkat, menunjukkan pandemi itu tumbuh secara eksponensial. Jumlah kasus di Inggris tercatat ada 4,55 juta.

baca juga

Total korban tewas COVID-19 di negara itu lebih dari 127.000 tetapi jumlah kematian harian telah turun setelah penguncian nasional ketiga dan peluncuran vaksin yang cepat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengkhawatirkan! Pasien Covid-19 RSD Wisma Atlet Terus Bertambah, Kini Jadi 4.836 Orang

Mengkhawatirkan! Pasien Covid-19 RSD Wisma Atlet Terus Bertambah, Kini Jadi 4.836 Orang

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 10:21 WIB

Menkes Ungkap Keterisian Bed Pasien Covid-19 Naik 100%, di ICU Nyaris Penuh

Menkes Ungkap Keterisian Bed Pasien Covid-19 Naik 100%, di ICU Nyaris Penuh

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 10:17 WIB

Bayi 7 Bulan Positif COVID-19 di Bintan

Bayi 7 Bulan Positif COVID-19 di Bintan

Batam | Minggu, 13 Juni 2021 | 09:56 WIB

Terkini

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

×